Share

Hujan Deras, Sukabumi Diterjang Banjir dan Longsor

Dharmawan Hadi, iNews · Senin 12 September 2022 05:09 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 12 525 2665389 hujan-deras-sukabumi-diterjang-banjir-dan-longsor-ajhmt2PGlt.jpg Banjir menerjang Sukabumi (Foto : Istimewa)

SUKABUMI - Bencana longsor dan banjir teejadi di 2 desa yang berada di wilayah Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (11/9/2022). Hujan deras yang turun dengan intensitas tinggi mulai pukul 16.00 WIB hingga malam hari, menjadi penyebab terjadinya bencana.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Jampangtengah, Dadi Supardi mengatakan bahwa akibat bencana tersebut sejumlah fasilitas umum terkena dampak longsor dan banjir, selain itu 19 hektare sawah milik warga teredam banjir sehingga terancam gagal panen.

"Di Desa Cijulang, Kecamatan Jampangtengah, bencana banjir terjadi di Kampung Cikiwul RT 024/007, merendam 3 hektar sawah. Lalu di Kampung Cibogo RT 022/007, merendam sawah 5 hektar dan 2 kolam ikan," ujar Dadi kepada MNC Portal Indonesia.

Longsor terjang Sukabumi (Foto: Istimewa)

Selanjutnya, ujar Dadi, banjir juga terjadi di Kampung Cikaler RT 021/005, merendam 6 hektar sawah, lalu di Jalan Cigerewong merendam 5 hektar sawah dan badan jalan kabupaten, dan di Kampung Cijulang RT 009/004, merendam 1 buah Mesjid Al-Hidayah.

"Selain banjir, di Desa Cijulang juga terjadi longsor akibat guyuran hujan deras. Longsor terjadi di Kampung Cikiwul RT 024/007, dengan area yang terdampak, panjang 4 meter, lebar 3 meter dan tinggi 4 meter. Lalu di Kampung Cikiwul RT 024/007, 1 unit saluran irigasi jebol dengan panjang 10 meter, tinggi 2 meter dan lebar 1 meter," kata Dadi.

Sementara itu di wilayah Desa Bojongtipar, Kecamatan Jampangtengah, banjir terjadi di Kampung Cibojong RT 001/001, merendam 1 unit mesjid, 1 penggilingan padi, 2 unit rumah milik warga.

"Tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp150 juta. Kebutuhan saat ini yang mendesak berupa alat berat untuk evakusi material longsoran, karena hingga saat ini belum dievakuasi," ujar Dadi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini