Lalu, soal protes yang dilakukan prajurit TNI melalui video di sosial media, Dudung menyebut bahwa hal itu merupakan respons wajar sebagai bentuk kekecewaan.
"Saya menyadari bahwa perasaan prajurit di lapangan memang selama ini kita tahu mereka setiap saat berkeringat yang melaksanakan tugas-tugas operasi di Papua di Poso di perbatasan NTT Kalimantan tiap hari dia berkeringat dan taruhannya adalah nyawa walaupun mereka tinggalkan anak istrinya," ujarnya.
(Angkasa Yudhistira)