Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah di Balik Habibie-Ainun Beli Mesin Jahit, Bukan Mesin Cuci atau Oven

Dhea Alvionita , Jurnalis-Jum'at, 16 September 2022 |06:39 WIB
Kisah di Balik Habibie-Ainun Beli Mesin Jahit, Bukan Mesin Cuci atau Oven
BJ Habibie dan Ainun. (Foto: Dok Sindonews)
A
A
A

JAKARTA - Hidup pas-pasan di Jerman bukanlah menjadi suatu masalah serius bagi Ainun. Dia memilih untuk meninggalkan kota Aachen karena biaya hidup terlalu tinggi di sana.

Hal tersebutlah yang membuat Habibie dan Ainun harus tinggal di pinggir kota. Tak menjadi persoalan, lantaran mereka dapat menyewa apartemen yang ukurannya dua kali lebih besar daripada apartemen sebelumnya.

BACA JUGA:Kenangan Habibie dan Ainun, Pertunangan Diumumkan di Surat Kabar

Dalam catatan Ainun pada buku SABJH, halaman 383, sejak kecil Ainun sudah diajari mengurus rumah tangga, seperti memasak, mencuci, membersihkan dan sebagainya. Kini, baginya hidup mulai terasa agak berat karena rasa kesendirian.

Jauh dari keluarga, teman, dan segala hal membuat hidup Ainun terasa sepi. Tak ada teman ngobrol. Dia hanya memiliki suami, meskipun suaminya pulang larut malam karena harus tuntutan bekerja untuk menyelesaikan promosinya.

“Penghasilan kami pas-pasan. Habibie, seorang Diplom Ingineur hanya digaji setengah karena bekerja setengah hari sebagai Asisten pada Institut Konstruksi Ringan Universitas. 600DM lagi dari DAAD, Dinas Beasiswa Jerman,” kata Ainun dalam Buku Habibie & Ainun.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement