Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gubernur Kalteng Instruksikan Langkah Pengendalian Inflasi

Fitria Dwi Astuti , Jurnalis-Kamis, 15 September 2022 |15:41 WIB
Gubernur Kalteng Instruksikan Langkah Pengendalian Inflasi
Foto: Dok Pemprov Kalimantan Tengah
A
A
A

Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng)  Sugianto Sabran instruksikan masing-masing Satuan Tugas Pangan dalam rangka menjaga daya beli masyarakat sebagai wujud nyata pengendalian inflasi agar melakukan beberapa hal untuk jangka pendek dan jangka panjang.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Kalteng saat menyampaikan arahannya pada pembukaan Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Prov. Kalteng tahun 2022 bertema “Strategi Pengendalian Inflasi dan Mitigasi Dampak Inflasi Daerah pada tingkat Desa/Kelurahan”, bertempat di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, pada Kamis (15/9/2022).

Untuk jangka pendek, Gubernur menginstruksikan agar menyelenggarakan operasi pasar beras lokal dan komoditas lainnya dengan bekerjasama dengan BULOG, menggunakan anggaran Bantuan Tidak Terduga (BTT), memberikan subsidi biaya transportasi tepat sasaran untuk menjaga kenaikan harga lebih tinggi, melanjutkan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan Sekuyan Lombok (1000 Cabai) yang dimaksud untuk mendorong pemenuhan pasokan pada level konsumen Rumah Tangga, penambahan jumlah penerbangan dari dan ke Kalteng dengan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan dan maskapai serta melakukan sidak Pasar dan Penguatan Komunikasi Belanja Bijak untuk menjaga ekspektasi inflasi utamanya ditengah masifnya pemberitaan kenaikan BBM Subsidi (Pertalite).

Untuk jangka panjangnya, diinstruksikan agar melakukan kerja sama antar daerah baik di dalam provinsi maupun luar provinsi untuk menjaga pasokan antar kabupaten/kota dengan melakukan subtitusi lokal seperti komoditas cabai dan beras, kemudian untuk luar provinsi seperti Bima (cabai/bawang), Blitar (telur), NTT/Sulsel (daging sapi), dan Kalsel (beras). Selain itu, ciptakan Sentra Cabai Rawit di Kapuas, Kotawaringin Timur dan Kota Palangka Raya.

Sebab,  cabai rawit merupakan komoditas penyumbang inflasi dari tahun ke tahun. Selanjutnya pembangunan apartemen ayam untuk meningkatkan produksi ayam pedaging dan telur ayam ras, pembangunan demplot kebun Lombok disetiap Kabupaten/ Kota dan Pembuatan Gudang Padi untuk menampung beras petani serta optimalisasi BUMD yang dimiliki Pemda untuk penyediaan pangan, dilakukan untuk menjaga kestabilan pasokan dan harga.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement