Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pangeran Harry Dilarang Kenakan Seragam Militer di Pemakaman Ratu Elizabeth

Rahman Asmardika , Jurnalis-Jum'at, 16 September 2022 |16:24 WIB
Pangeran Harry Dilarang Kenakan Seragam Militer di Pemakaman Ratu Elizabeth
Pangeran Harry dan Meghan Markle berbicara dengan warga di Kastil Windsor, di Windsor, Inggris, 10 September 2022. (Foto: Reuters)
A
A
A

LONDON – Istana Buckingham telah mengumumkan bahwa hanya anggota keluarga kerajaan yang bekerja yang akan diizinkan mengenakan seragam militer mereka selama acara pemakaman Ratu Elizabeth II, dengan pengecualian satu orang.

Pangeran Andrew, Duke of York, yang sering diisukan sebagai anak kesayangan Ratu Elizabeth, telah menjadi aib bagi ibunya, dan Inggris setelah dia dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap seorang gadis berusia 17 tahun, yang merupakan korban dari perdagangan seks miliarder Amerika Serikat (AS) Jeffrey Epstein.

Andrew dicopot dari pangkat militer kehormatannya, patronase, dan penggunaan gelar "Yang Mulia" setelah dia digugat karena serangan seksual di pengadilan federal Amerika Serikat. Namun terlepas dari skandal yang dia bawa ke keluarga kerajaan, Istana Buckingham mengumumkan bahwa Andrew akan diizinkan mengenakan seragam militernya untuk satu acara.

Sementara itu, Duke of Sussex, Pangeran Harry, diharuskan mengenakan pakaian sipil.

Baik Pangeran Andrew dan Pangeran Harry adalah anggota keluarga kerajaan yang tidak bekerja, dan keduanya adalah veteran militer. Andrew bertugas di Angkatan Laut Kerajaan selama 22 tahun dan bertempur dalam Perang Falklands sebagai pilot helikopter, sementara Harry bertugas di Angkatan Darat Inggris selama 10 tahun dan melayani dua tur tugas aktif di Afghanistan sebelum menjadi kapten.

Andrew akan mengenakan pakaian militernya untuk upacara terakhir Ratu di Westminster Hall sebagai "tanda penghormatan khusus". Anehnya, saudara-saudaranya juga akan muncul dalam seragam militer, termasuk Anne, Putri Kerajaan, yang tidak memiliki pelatihan atau pengalaman militer, dan Pangeran Edward, Earl of Wessex, yang keluar dari Marinir Kerajaan.

“Pangeran Harry, Duke of Sussex, akan mengenakan pakaian berkabung di seluruh acara untuk menghormati neneknya. Satu dekade dinas militernya tidak ditentukan oleh seragam yang dikenakannya, dan kami dengan hormat meminta agar fokus tetap pada kehidupan dan warisan Yang Mulia Ratu Elizabeth II," kata juru bicara Pangeran Harry sebagaimana dilansir Sputnik.

Penolakan terhadap Pangeran Harry itu mendapat reaksi dari warganet, yang menilainya sebagai keputusan yang keterlaluan. Seorang pengguna Twitter mengecam perintah itu sebagai "menyedihkan."

Penolakan itu juga terasa lebih menghina mengingat Pangeran Harry mendirikan Invictus Games, yang berfungsi untuk menyatukan dan merehabilitasi anggota dinas militer dan veteran yang terluka, dalam acara olahraga. Acara olahraga internasional pertama kali dimulai pada 2014 setelah Pangeran Harry mengunjungi Warrior Games di Colorado pada 2013.

Ada kemungkinan bahwa tidak ada keluarga kerajaan yang mengenakan seragam militer mereka selama pemakaman Ratu Elizabeth pada Senin, 19 September, seperti yang pada pemakaman Pangeran Philip, Duke of Edinburgh April lalu.

(Rahman Asmardika)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement