Share

2 Guru Duel Maut, 1 Tewas Mengenaskan di Sultra

Febriyono Tamenk, iNews · Minggu 25 September 2022 15:15 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 25 340 2674559 2-guru-duel-maut-1-tewas-mengenaskan-di-sultra-xtCR6bK3xr.jpg Ilustrasi (Foto: Sindonews)

SULAWESI TENGGARA - Dua orang guru asal Desa Lasosodo, Kecamatan Wadaga, Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara (Sultra) terlibat perselisihan yang berujung maut.

Peristiwa itu terjadi di Pasar Kambawuna Lasehao, Kelurahan Laimpi, Kecamatan Kabawo, Kabupaten Muna, Minggu (25/9/2022) pagi. Akibat perkelahian tersebut satu orang meninggal dunia.

BACA JUGA:Menutup Peluang Hukuman Ringan Ferdy Sambo dalam Pembunuhan Brigadir Yosua 

Perkelahian dua tetangga satu desa itu terekam kamera warga. Dalam video, terlihat seorang pria berlumuran darah duduk di tepi selokan yang diketahui bernama La Tapaasi (55), korban pembacokan temannya sendiri La Haridin (47).

Korban yang berlumuran darah tersebut kemudian dibawa warga ke Puskesmas Kabawo untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun sayang, nyawanya tak dapat diselamatkan akibat kehilangan banyak darah karena luka sabetan senjata tajam di bagian kepala.

Menurut salah seorang warga, La Rompula, saat kejadian, kedua guru yang bertikai ini terlihat saling kejar – kejaran. Salah satunya memegang parang. Sementara warga yang melihat peristiwa tersebut takut mendekat karena takut terkena parang yang dipegang pelaku.

Tak lama berselang, terlihat korban terduduk di tepi selokan dengan berlumuran darah. Sedangkan pelaku langsung pergi meninggalkan tempat kejadian

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Kapolsek Kabawo Iptu La Impi mengatakan, sebelum kejadian kedua guru tersebut sempat cekcok. Lalu, terjadi perkelahian hingga satu orang meninggal dunia.

Usai melakukan pembacokan, pelaku kemudian menyerahkan diri ke Polsek Kabawo. Sementara motifnya sendiri hingga kini belum diketahui pasti karena petugas masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku.

Di lokasi kejadian, polisi juga menemukan sebilah parang yang diduga digunakan pelaku melakukan pembacokan. Saat ini, petugas kepolisian dari Polsek Kabawo masih melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan saksi – saksi yang melihat saat kejadian.

Sementara jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan di rumah duka.

Kedua guru yang bertikai, La Tapaasi merupakan guru di SDN 3 Lawa dan La Ode Haridin guru di SMPN 2 Lawa.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini