"Bapak Gubernur itu tidak bisa keluar (rumah). Beliau sendiri tidak bisa karena ditahan oleh masyarakatnya di situ. Kalau beliau keluar maka sopirnya akan menjadi sasaran, ajudannya menjadi sasaran, jadi kan korban banyak lagi gitu," ucap Rifai.
"Dampaknya bukan kepada beliau saja, tapi kepada masyarakat kita di sana. Masyarakat bukan hanya masyarakat Papua, masyarakat Jawa, masyarakat Sumatera, Kalimantan yang hidup di sana. Kami tidak memprovokasi tapi kenyataan dan bisa di-crosscheck kepada pihak keamanan,”ujarnya.
“Oleh karena itu kami sekali lagi, saya atas nama juru bicara gubernur meminta dengan sangat dan hormat juga kepada MAKI untuk tidak usah sebar-sebar foto apa yang sebaiknya tidak ada hubungannya dengan proses yang sedang berjalan di KPK. Kita fokus aja kepada apa yang sedang berjalan di KPK agar ini juga menjadi pembelajaran juga bagi semuanya," pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.