Share

Pemprov Sumut Kirim Drone untuk Petakan Dampak Kerusakan Gempa Tapanuli Utara

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Sabtu 01 Oktober 2022 12:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 01 608 2678684 pemprov-sumut-kirim-drone-untuk-petakan-dampak-kerusakan-gempa-tapanuli-utara-ByX5yjin84.jpg Dampak gempa di Tapanuli Utara/Foto: Wahyudi Aulia

MEDAN - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, mengirimkan tim personel kaji cepat untuk pemetaan dampak bencana gempa bumi di Kabupaten Tapanuli Utara pada Sabtu, 1 Oktober 2022 dini hari. Tim ini dilengkapi pesawat nirawak (drone) untuk mempermudah pemetaan.

Kepala BPBD Sumut, Haris Lubis, mengatakan, tim yang dikirimkan akan melakukan kajian cepat untuk mendata dampak kerusakan mulai dari rumah, fasilitas umum, hingga fasilitas sosial. Sehingga nantinya bisa dilakukan penanganan seperti pendirian dapur umum, tenda pengungsi, dan kebutuhan dasar lain untuk masyarakat.

 BACA JUGA:4 Pekerja Jalan yang Dibunuh KKB Dievakuasi, 1 Wanita Belum Ditemukan

“Sesuai dengan instruksi Bapak Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi untuk merespons cepat kejadian bencana dini hari tadi, kita sudah kirim tim personel kaji cepat ke lokasi terdampak bencana. Kaji cepat ini harus segera dilakukan, evaluasi dan pendataan,” kata Haris Lubis, Sabtu (1/10/2022).

Tim yang dikirimkan ini, kata Haris dikirim bersama bantuan logistik untuk para korban. Di antaranya bahan kebutuhan pokok, tenda pengungsian, selimut, matras pengungsi, dan makanan untuk kebutuhan keluarga.

 BACA JUGA:Diduga Korsleting Listrik, Oven di Bengkel Mobil Jelambar Jakarta Barat Hangus Dilahap Api

"Bantuan logistik tersebut diharapkan dapat sampai ke masyarakat pada hari ini. Sehingga dapat segera didistribusikan kepada masyarakat yang terdampak bencana yang membutuhkan bantuan," pungkasnya.

Diketahui, gempa magnitudo 6,0 mengguncang Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) pada pukul 02:28 dini hari tadi. Gempa susulan juga sudah terjadi sebanyak 67 kali hingga pukul 10 pagi tadi.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Berdasarkan laporan sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Taput, gempa tersebut mengakibatkan kerusakan sejumlah bangunan rumah, perkantoran, rumah sakit dan fasilitas umum lainnya.

Dilaporkan juga jalan rusak dan ambles, pohon tumbang dan longsor. Pasar Sarulla, Pahae Jae, Taput juga dilaporkan terbakar usai terjadi gempa tersebut.

Satu orang warga juga dilaporkan meninggal dunia akibat gempa yang berpusat di darat 15 km barat laut Taput dengan kedalaman 10 km. Puluhan lainnya mengalami luka-luka.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini