Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tepis Pernyataan Polri, TGIPF Justru Sebut Gas Air Mata Mematikan di Tragedi Kanjuruhan

Riana Rizkia , Jurnalis-Senin, 10 Oktober 2022 |18:38 WIB
Tepis Pernyataan Polri, TGIPF Justru Sebut Gas Air Mata Mematikan di Tragedi Kanjuruhan
Tragedi Kanjuruhan/Foto: Antara
A
A
A

Rhenald mengatakan, jika penggunaan gas air mata kedaluwarsa merupakan penyimpangan dan pelanggaran dalam pengamanan.

"Tentu itu adalah penyimpangan, tentu itu adalah pelanggaran. Karena gas air mata itu, ingat ini adalah kalau kepolisian itu adalah sekarang ini bukan military police bukan polisi yang berbasis militer tapi ini adalah civilian police. Nah maka polisi itu ditangankanani oleh kitab HAM," katanya.

"Jadi bukan senjata untuk mematikan tapi senjata untuk melumpuhkan supaya tidak menimbulkan agresifitas. Yang terjadi adalah justru mematikan. Jadi ini tentu harus diperbaiki," sambungnya.

(Nanda Aria)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement