Share

Pengendara Motor Hilang Lima Hari, Tim SAR Sisir Dua Bendungan

Arif Budianto, Koran Sindo · Minggu 16 Oktober 2022 11:42 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 16 525 2688015 pengendara-motor-hilang-lima-hari-tim-sar-sisir-dua-bendungan-Jl9OzUTYP5.jpg Tim SAR mencari pemotor yang hanyut terseret arus (Foto : Tim SAR)

BANDUNG - Tim SAR gabungan melakukan pencarian di dua bendungan terhadap pengendara motor atas nama Ratna Patrianingsih (25), warga Kampung Ciherang, RT02 /01,Desa Leles, Kecamatan Sagalaherang, yang terseret arus banjir. Langkah ini dilakukan karena pencarian terhadap korban memasuki hari kelima.

Diketahui, korban Ratna Patrianingsih merupakan warga Desa Leles, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang. Korban terseret banjir akibat sungai di Desa Curugagung, Subang, meluap seusai hujan deras mengguyur kawasan itu.

Tim SAR Gabungan terus memaksimalkan pencarian dengan rencana operasi SAR membagi tim menjadi 3 SRU (Search and Rescue). SRU 1 melaksanakan penyisiran dengan body rafting dari LKP (Last Known Position) ke Sungai Utama Curug Agung Sejauh 2 Km.

SRU 2 Penyisiran di sekitar pintu air Bendungan Leuwinangka menggunakan Rafting Boat. Sementara SRU 3 Penyisiran dari Bendungan Cimacan sampai Bendung Ciasem sejauh 12.65 Km dengan menggunakan LCR BPBD.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Bandung Supriono menyebut setelah melaksanakan 4 hari pencarian sebelumnya Tim SAR Gabungan telah mengupayakan pencarian dengan maksima. Namun area pencarian dari lokasi kejadian hingga daerah Leuwi Nangka terpantau kondisi sungainya menjadi salah satu kendala tim di lapangan.

"Area pencarian di TKP hingga Leuwi Nangka kendalanya lebih tinggi karena bebatuannya lebih banyak dan medannya berat sehingga tidak bisa melakukan pencarian dengan maksimal baik dengan Rafting boat ataupun body Rafting" kata Kasiops dan Siaga, Supriono.

Menurutnya selain kondisi sungai yang cukup terjal, cuaca juga menjadi salah satu kendala karena di area tersebut sering turun hujan. Sehingga pencarian menggunakan body rafting atau rafting boat juga cukup riskan dilaksanakan oleh Tim SAR Gabungan.

"Namun demikian, area pencarian dari Cimacan sampai ke Ciasem cenderung lebih aman karena kondisi sungai yang lebih flat, tidak berbatu," jelas dia.

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

Adapun unsur SAR yang terlibat antara lain Basarnas Bandung, DAMKAR, BPBD Subang, Tagana Subang, Himapala Kalayudha, Aral, Relawan Pasundan Subang, Rebel Bastard, BARA Rescue, Wanadri, MAP Social Humanity, Polsek Sagalaherang, BCP RESCUE, IEA, Rentan, Burial Karawang dan Warga Setempat.

Dengan alat yang digunakan antara lain 1 Set Rafting Boat Basarnas, 1 Set Rafting Boat Burial Karawang, 2 Set Rafting Pepeling pecinta Lingkungan Kasomalang dan 1 Set LCR BPBD.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini