Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dua Website Milik Dua Dinas di Pemprov Sumsel Diretas, Muncul Lagu Jawa

Era Neizma Wedya , Jurnalis-Selasa, 18 Oktober 2022 |00:01 WIB
Dua Website Milik Dua Dinas di Pemprov Sumsel Diretas, Muncul Lagu Jawa
Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)
A
A
A

“Kelelawar Cyber Team – Pancasila Cyber Team – Jawa Timur Cyber Team – Cidro Xploit – Bojonegoro BlackHat – Ponorogo1337 – Ponorogo Black Hat – Ponorogo Cyber Team – Jawa6etar – Ponorogo Hacker Team – Jombang Hacker Crew” Tulis dalam situs resmi tersebut

Belum ada keterangan resmi dari pihak DLHP Sumsel dan Dishut Sumsel ataupun Dinas Kominfo Provinsi Sumsel terkait dengan peretasan yang dialami. Kendati, perestasan tersebut diketahui muncul pada Minggu 16 Oktober 2022.

Saat membuka laman Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel, Senin 17 Oktober, laman tersebut hanya memunculkan tulisan "This Account has been suspended. Contact your hosting provider for more information".

Sementara, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Selatan, Panji Tjahjanto saat dihubungi via whatsapp mengungkapkan, belum tau pasti mengenai peretasan tersebut.

"Saya persisnya belum tahu , nanti saya cari informasi dulu," Singkat Panji.

Peretasan yang dilakukan tidak hanya dialami oleh dua dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel). Diketahui sebanyak enam situs dinas yang berhasil diretas oleh kelompok yang sama.

Kelompok yang menamai diri sebagai Pancasila Cyber Team dan Jombang Hacked Crew Cidro Xploiter Geng10 memamerkan telah meretas enam situs kedinasan yakni Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (blhp.sumselprov.go.id), Dinas Kehutanan (dishut.sumselprov.go.id), Dinas Perpustakaan (dispustaka.sumselprov.go.id), Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut (rskgm.sumselprov.go.id) dan Kesbangpol Provinsi Sumsel (kesbangpol.sumselprov.go.id) dan daftarsimdapro.sumselprov.go.id.

Namun sampai Senin (17/10/2022), beberapa situs telah disuspen. Tim Sumselupdate.com-jaringan Suara.com, sempat berbalas pesan dengan kelompok yang melakukan peretasan tersebut. Kelompok ini mengungkapkan alasan melakukan peretasan.

“Teruntuk pemerintah jangan anggaran bikin website aja yg gede benerin tuh website banyak bug nya wkwkwk developer nya cuma ngopi doang anggaran aja gede website gampang di retas wkwkwk makannya jangan kebanyakan korupsi bos #Dari masyarakat Untuk pemerintah,” kata kelompok tersebut.

“Pemerintah mah mikirin uang koruptor terus min katanya minta dana buat bikin website tapi masih aja jebol website nya,” ungkapnya.

Dikatakan mereka, keamanan situs pemerintah yang diretas tersebut sangatlah lemah.

“Di salah satu subdo sumsel user dan password admin sangat lemah sekali. Kalo bisa situsnya lebih diperkuat lagi keamananya soalnya di beberapa subdo masih ada banyak bug,” terang peretas.

Namun belum diketahui apakah peretas berhasil menguasai daya yang penting.

(Widi Agustian)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement