Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Hutan Jadi Sorotan Perempuan Adat Dalam Sarasehan di Dondai

Karina Asta Widara , Jurnalis-Jum'at, 28 Oktober 2022 |11:50 WIB
Hutan Jadi Sorotan Perempuan Adat Dalam Sarasehan di Dondai
Foto: Pemkab Jayapura
A
A
A

SENTANI-Jaisa, perempuan asal Massenrempulu, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan hanya bisa pasrah melihat air yang dulu mengalir di Gunung Latimojong yang digunakan untuk kebutuhan air bersih dan persawahan, kini sudah mulai mengering akibat perbuatan manusia yang tak terkontrol.

Begitu juga dengan Mama Doliana Yakadewa, perwakilan Perempuan AMAN dari Region Papua, wilayah adat Tabi, sudah tak berdaya melihat Cagar Alam Gunung Cycloop yang terus dibabat.

“Kami hanya perempuan. Menurut tradisi budaya kami, perempuan tidak punya hak untuk berbicara masalah tanah dan hutan di rumah adat, padahal, tanah dan hutan itu, untuk kelangsungan hidup generasi yang kami lahirkan,” kata Doliana Yakadewa.

Ungkapan hati dua perempuan ini diutarakan ketika mereka sedang membicarakan topik “Hak Perempuan Adat dalam Kebijakan Negara.”

Dua hari berturut-turut sarasehan berlangsung di Kampung Dondai Distrik Waibu Kabupaten Jayapura, Dengan isu yang dibahas yaitu Isu Gender.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement