Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Menkes Budi Gunadi: Pasien Gagal Ginjal Berkurang dari 200 Jadi 80 Orang

Rizky Syahrial , Jurnalis-Sabtu, 29 Oktober 2022 |21:30 WIB
Menkes Budi Gunadi: Pasien Gagal Ginjal Berkurang dari 200 Jadi 80 Orang
Menkes Budi saat memberikan keterangan pada awak media/Foto: Rizky Syahrial
A
A
A

JAKARTA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, hingga saat ini pasien gagal ginjal yang ada di Indonesia ada sekitar 80 orang yang di rawat di rumah sakit.

Menurutnya, angka ini sempat berkurang dari puncaknya yang menyentuh angka 200 orang.

 BACA JUGA:Luhut Tolak Tawaran NasDem Jadi Cawapres 2024: Sudah Cukup Lah!

"Sekarang sudah di bawah 100 orang yang ada di rumah sakit, sekitar 80 orang, dari puncaknya sempat 200 orang," ujarnya saat ditemui wartawan, Sabtu (29/10/2022).

Menurutnya, saat ini tenaga kedokteran sedang fokus untuk menyelamatkan bayi yang terkena gagal ginjal akut dari kematian.

 BACA JUGA:Cadas Pangeran Longsor, Dua Mobil Terhantam Batu Raksasa

"Kalau saya melihatnya lebih penting menyelematkan bayi-bayinya dari kematian. Lebih baik tenaganya kita pakai untuk bisa menjaga bayi-bayi kita tetap sehat terjaga," tambah dia.

"Saya ngerasa yuk kita konsentrasinya beresin ini supaya jangan banyak lagi bayi-bayi kita yang meninggal. Nyawa lebih penting gitu saja," tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan pelarangan sementara obat sirup untuk anak merupakan langkah konservatif untuk mencegah meluasnya penyakit gagal ginjal akut. Saat ini, kondisi rumah sakit pun sudah mulai penuh.

"Yang meninggal ini sudah mencapai puluhan per bulan sedangkan yang terdeteksi sekitar 35-an per bulan. Saat ini rumah sakit sudah mulai penuh," ungkap Budi Budi Gunadi saat perayaan Hari Kesehatan Nasional tingkat Provinsi Banten di Kota Serang, dilansir dari Antara, Kamis (20/10/2022).

(Nanda Aria)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement