JAKARTA - Belakangan ini terjadi beberapa kasus yang menewaskan banyak korban jiwa, baik di dalam negeri maupun mancanegara. Beberapa warga negara Indonesia (WNI) pun turut menjadi korbannya. Berikut beberapa tragedi di luar negeri yang memakan korban jiwa WNI.
1. Tragedi Itaewon
Perayaan Halloween yang dilaksanakan di Itaewon, Korea Selatan pada Sabtu (29/10/2022) memakan banyak korban jiwa. Sebanyak 156 orang tewas dalam tragedi terburuk di Korsel sejak peristiwa tenggelamnya kapal feri Sewol pada 2014 lalu. Dari total korban tewas dalam tragedi tersebut, setidaknya terdapat 19 orang WNA.
Baca juga: Pesta Halloween Berdarah di Itaewon, Polisi Akui Buat Kesalahan saat Merespons Kejadian
Bahkan terdapat laporan baru yang menyebutkan sebanyak 355 orang dinyatakan hilang. Berdasarkan koordinasi KBRI Seoul dengan otoritas setempat dan rumah sakit, dalam tragedi tersebut terdapat 2 WNI yang turut menjadi korbannya. Dua orang tersebut mengalami luka ringan, namun sudah dalam keadaan baik dan telah pulang dari rumah sakit.
Baca juga: Imbas Penembakan Massal di SD Texas, Seluruh Kepolisian Uvalde Texas Ditangguhkan
2. Penembakan di Texas
Tragedi penembakan di Texas yang terjadi pada Selasa (4/10/2022) dini hari menimbulkan korban jiwa. Salah satunya adalah seorang wanita warga negara Indonesia asal Semarang yang diidentifikasi sebagai Novita Kurnia Putri. Ia menjadi korban penembakan di San Antonio, Texas, Amerika Serikat. Menurut laporan, Novita tewas tertembak beberapa kali di bagian wajah setelah rumahnya diberondong setidaknya 100 peluru dalam insiden yang diduga sebagai penembakan salah sasaran itu. Pelaku yang melakukan penembakan tersebut berjumlah dua orang, masing-masing berumur 14 dan 15 tahun. Mereka berdua diduga menembak rumah yang salah.
3. Kapal Karam di Malaysia
Tragedi kapal tenggelam di perairan Malaysia, Laut China Selatan pada Desember 2021 lalu memakan korban jiwa. Salah satu WNI turut menjadi korban dalam tragedi tersebut. Kapal tersebut membawa 50 migran Indonesia dan menewaskan sebanyak 18 orang WNI. Awal mula terjadinya tragedi tersebut karena cuaca buruk yang terjadi sekitar pukul 04.30 pagi di lepas pantai Tanjung Balau, sebuah kota pantai di negara bagian Johor. Menurut laporan, semua penumpang di dalamnya adalah orang Indonesia dan mereka akan berlayar dari Pulau Batam Indonesia untuk memasuki Malaysia. Para penumpang yang menjadi korban itu kebanyakan berasal dari Lombok.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.