Terhitung sudah tujuh tahun biaya cuci darah Adytia ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Ia menilai, jika dihitung biaya yang ia keluarkan untuk membayar iuran dengan biaya yang perlu dikeluarkan untuk membayar layanan cuci darah tidak seimbang. Karena itu, Adytia menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh peserta JKN yang telah disiplin membayar iuran.
Ungkapan terima kasih disampaikan Adytia kepada para peserta JKN karena ia mengetahui, selama ini meski mereka tidak menikmati keuntungan dari BPJS Kesehatan, uang iuran yang mereka keluarkan digunakan untuk membiayai orang-orang yang memiliki kondisi kesehatan tidak baik seperti dirinya.
“Buat peserta JKN yang jarang atau bahkan tidak sama sekali menggunakan manfaatnya, saya mengucapkan banyak terima kasih jujur saja saya merasa sangat terbantu,” tutur Adytia.
Adytia berharap seluruh peserta JKN untuk tidak ragu membayar iuran secara rutin meski jarang menggunakan JKN untuk berobat karena banyak orang-orang yang terbantu dengan iuran tersebut. Terlebih, menurut Adytia, dengan menggunakan JKN pelayanan yang diberikan rumah sakit pun tetap optimal.
“Selama pelayanan di rumah sakit, saya dilayani dengan baik oleh semua petugas yang ada diruangan,”ucapnya.
(Fitria Dwi Astuti )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.