JAKARTA - Perang salib merupakan serangkaian perang bersejarah mengiringi abad pertengahan. Perang yang melibatkan kedua agama itu memperebutkan tempat-tempat yang dianggap suci oleh kedua pihak agama dan juga bermaksud untuk mengamankan tempat-tempat ibadah kedua agama.
BACA JUGA: HISTORIPEDIA: Paus Urbanus II Serukan Dimulainya Perang Salib Pertama
Namun jalanya perang selalu melibatkan orang-orang penting didalamnya. Mereka yang berjasa dikenang sebagai tokoh penting dalam perang salib kala itu, Islam maupun Kristen. Berikut sederetan tokoh-tokoh penting yang terlibat dalam perang salib.
BACA JUGA: Kisah Perang Salib dan Sejarah Perebutan Yerusalem Selama 200 Tahun : Okezone News
1. Paus Urbanus II (1042-1099)
Dia adalah seorang Paus dari Gereja Katolik Roma pada Maret 1088 sampai 29 Juli 1099. Masa kepemimpinan nya sangat baik. Kala itu Kaisar Bizantium Alexius mengirim permohonan bantuan kepada Paus Urbanus II, karena khawatir akan jatuhnya kota Kristen Konstantinopel berikutnya. Kemudian Pauslah yang meminta bantuan kepada masyarakat. Permintaannya diterima baik oleh masyarakat kemudian mereka yang bergabung dengan ziarah bersenjata mengenakan salib sebagai simbol Gereja. Ia juga menjanjikan pengampunan atas segala dosa yang dilakukan untuk tujuan tersebut.
2. Louis VII (1120-1180)
Perang Salib Ketujuh adalah pertempuran yang dipimpin oleh Raja Louis VII untuk menaklukkan Mesir dan mengambil alih Yerusalem, yang kala itu dikuasai oleh Dinasti Ayyubiyah. Louis VII seorang raja asal Prancis sebagai salah satu raja pertama yang berpartisipasi dalam Perang Salib, bersama Conrad III dari Jerman. Berperang dengan ditemani sang istri Eleanor dari Aquitaine, yang bertanggung jawab atas resimen Aquitaine, Louis melakukan perjalanan ke Tanah Suci pada Perang Salib Kedua pada tahun 1148. Dalam perang yang berlangsung antara 1248-1254 ini, Louis VII akhirnya dikalahkan oleh pasukan Ayyubiyah.
3. Saladin (1137-1193)
Salahuddin al-Ayyubi atau Saladin adalah sultan Mesir sekaligus pendiri Dinasti Ayyubiyah yang dikenal sebagai pemimpin pasukan Islam selama Perang Salib III. Pemimpin Muslim terkenal, Saladin merebut kembali hampir keseluruhan kerajaan Yerusalem pada tahun 1187. Perang Salib III juga dikenal sebagai Perang Salib Para Raja, merupakan suatu upaya para pemimpin Eropa untuk merebut kembali Tanah Suci dari Saladin. Dalam waktu 3 bulan kota-kota Acre , Jaffa, dan Ascalon antara lain telah jatuh, dengan kota yang sangat penting Yerusalem juga menyerah kepada pasukannya setelah 88 tahun di bawah kekuasaan Franka.
4. Frederick II (1194-1250)
Frederick II adalah kaisar Romawi Suci dan raja Sisilia yang menjadi tokoh utama dalam Perang Salib VI. sebenarnya ia telah terlibat sejak Perang Salib V, akan tetapi baru turun tangan pada pertempuran yang berlangsung antara 1228-1229. Meskipun dia telah memulai Perang Salib dan berkali-kali dikucilkan namun usahanya benar-benar membuahkan beberapa keberhasilan. Pada tahun 1229, ia secara diplomatis memenangkan kembali Yerusalem dalam gencatan senjata 10 tahun dengan Sultan Al-Kamil , dan dimahkotai sebagai raja di sana juga Kerajaan Yerusalem kembali mendapatkan kendali atas Yerusalem selama 15 tahun berikutnya.
5. Richard I si Hati Singa atau Lionheart (1157-1199)
Richard I sebagai Ksatria asal Inggris, yang dikenal 'Lionheart' yang gagah berani, memimpin tentara Inggris selama Perang Salib Ketiga melawan Saladin. Keberhasilannya dalam perang tersebut adalah merebut Siprus untuk mendukung pasukan Perang Salib namun satu keinginannya tidak terwujud adalah tujuan akhir mereka untuk merebut kembali Yerusalem. Akhirnya perjanjian damai ditandatangani antara Richard dan Saladin (Perjanjian Jaffa). Hasilnya kota Yerusalem akan tetap berada di tangan Muslim, namun orang-orang Kristen yang tidak bersenjata akan diizinkan untuk bepergian ke sana untuk berziarah.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.