JAKARTA – Layanan Restorasi Arsip Keluarga (Laraska) merupakan salah satu bagian dari produk jasa yang dikembangkan oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).
Layanan ini tidak hanya dilakukan oleh ANRI, tetapi juga direplikasi oleh lembaga arsip daerah-daerah di luar wilayah Jabodetabek.
“Masyarakat silahkan datang ke ANRI kalau mengalami bencana, arsipnya rusak, datang ke ANRI nanti diperbaiki di ANRI gratis. Tanpa membayar,” ujar Kepala ANRI, Drs. Imam Gunarto M. Hum. dalam program Special Dialogue Okezone.
Dari pengamatannya, Imam berpendapat bahwa masyarakat yang sadar akan pentingnya arsip adalah kelas menengah ke atas. Hal itu dikarenakan arsip yang mereka miliki terkait dengan kekuasaan dan harta.
Walaupun begitu, Imam ingin ANRI juga melayani masyarakat yang ada di kalangan bawah. Akan tetapi, faktor seperti biaya transportasi untuk pergi ke ANRI memerlukan biaya.
Hal ini membuat tim Laraska biasanya akan datang langsung ke lapangan jika ada bencana alam yang menerjang di suatu daerah. Imam menginginkan ANRI bisa mendekati masyarakat dan dapat dicontoh ke daerah-daerah lainnya.
ANRI juga menawarkan bantuan kepada pemerintah-pemerintah daerah lainnya di luar dari Jabodetabek.
“Jadi seluruh Indonesia selama pemerintah daerah minta bantuan ke kita, akan kita kirim bantuan dan itu nggak bayar. Karena memang dalam format tanggap bencana,”
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.