Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ketika Bumi Sambut Bayi Jadi Penduduk Dunia ke-8 Miliar, Tonggak Sejarah bagi Umat Manusia

Susi Susanti , Jurnalis-Rabu, 16 November 2022 |14:33 WIB
Ketika Bumi Sambut Bayi Jadi Penduduk Dunia ke-8 Miliar, Tonggak Sejarah bagi Umat Manusia
Ilustrasi bayi baru lahir (Foto: AFP)
A
A
A

MUMBAI – Tanggal 15 November 2022 menjadi tonggak sejarah bagi umat manusia. Yakni tangisan pertama bayi yang baru lahir yang menandakan kedatangan penduduk dunia ke-8 miliar.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) merayakan hari itu sebagai "Hari 8 Miliar" – tanggal populasi dunia diproyeksikan mencapai 8 miliar orang.

Tidak ada cara untuk mengetahui secara pasti bayi mana yang menempatkan populasi di atas tanda ini. Tapi dia kemungkinan besar akan lahir di Global South. PBB mengatakan sebagian besar pertumbuhan populasi yang diharapkan antara sekarang dan 2050 hanya berasal dari delapan negara – dan setengahnya berada di Afrika sub-Sahara.

Baca juga: 5 Negara Asia dengan Penduduk Terbanyak, Salah Satunya Indonesia

Negara-negara lain dalam kelompok delapan ini berada di Asia. Menurut PBB, India, dengan hampir 1,4 miliar orang, diperkirakan tahun depan akan menyalip China sebagai negara terpadat di dunia. Tetapi pertumbuhan penduduknya sebenarnya melambat, karena penurunan angka kelahiran terkait dengan migrasi besar-besaran ke daerah perkotaan.

 Baca juga: PBB: Populasi Dunia Tembus 8 Miliar, Diperkirakan Capai 10 Miliar pada 2080

PBB mengatakan tonggak sejarah hari ini adalah perayaan umur panjang manusia karena peningkatan kesehatan masyarakat dan obat-obatan. Tapi itu juga disertai dengan peringatan tentang ketidaksetaraan dan keberlanjutan ekonomi.

Para ahli demografi mengatakan negara-negara dengan kesuburan tertinggi cenderung memiliki pendapatan per kapita terendah. Dan pertumbuhan populasi yang lebih lambat dapat membantu mengurangi kerusakan lingkungan.

Kisah di balik delapan miliar penduduk dunia saat ini benar-benar merupakan kisah kemenangan. Jumlah manusia lebih dari sebelumnya, karena meningkatnya harapan hidup tetapi juga menurunnya angka kematian bayi dan ibu.

Menurut laman NPR, itu adalah tanda kemajuan dalam kedokteran dan sistem kesehatan. Ini menunjukkan peningkatan dalam pendidikan dan pembangunan secara keseluruhan.

Ini adalah tonggak penting dalam kelangsungan hidup manusia. Kami berpikir di dunia saat ini, terlepas dari tantangannya, jumlah orang yang berpendidikan dan menjalani kehidupan yang lebih sehat lebih tinggi daripada sebelumnya. Di balik semua angka ini, NPR melihat potensi manusia sebagai sumber daya dan solusi – dan bukan sebagai penyebab kekhawatiran.

(Susi Susanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement