"Setidaknya menghilangkan beberapa trauma anak-anak terhadap bencana, yang pasti terjadi dengan anak-anak di usia batita, balita, sampai usia anak sampai usia 15 tahun," jelas dia
Ia pun berharap, dengan metode ini, anak-anak korban gempa Cianjur dapat kembali mengalami keceriaan setelah bencana ini.
"Berharap biar sesudah itu adik-adik kembali mengalami keceriaan untuk usia anak, tidak alami trauma seperti bencana tadi," lanjut dia.
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.