Dia menerangkan bahwa pada tanggal 12 Juli 2022, pihaknya bersama tim pun mendatangi lokasi pada malam harinya dan menemukan sejumlah barang bukti, seperti proyektil peluru hingga arah tembakan. Dari situ, pihanya melakukan olah TKP bersama Puslabfor Polri.
"Berikutnya, dari laporan-laporan ada beberapa yang menyatakan CCTV di rumah rusak, lalu di belakang, sampai kami malam itu mengecek CCTV di pos satpam, tidak ada rusak," katanya.
Sehingga, pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap orang-orang yang berada di lokasi, termasuk pada saksi yang tak semestinya ada di lokasi. Termasuk seputar fungsi dan keberadaannya saat kejadian serta apa yang dikerjakannya.
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.