JAKARTA - Untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat atau korban gempa yang tinggal di tenda pengungsian, Kementerian Sosial memasang 4.500 palet di lokasi pengungsian bencana gempa Cianjur. Dengan adanya palet, diharapkan pengungsi tidak terganggu rembesan air yang masuk ke tenda ketika hujan turun.
"Dengan dilapisi tripleks dan dilapis lagi dengan terpal di atasnya, sehingga dengan demikian pengungsi tidak lagi basah rembes air bila hujan tiba. Tidur pun lebih nyaman," ujar Kepala Subbag Tata Usaha Sentra Handayani Kemensos Vivi Marlina, Sabtu (3/12/2022).
Dengan pemasangan palet itu, menurut Vivi, Kemensos telah melakukan penataan di sejumlah posko pengungsian seperti lapangan warung kondang, posko pengungsian lapangan Cariu, posko pengungsian Nagrak, posko pengungsian Ciputri dan posko pengungsian Cimacan.
"Penataan ulang posko pengungsian di Lapangan Jagaraksa ini bertujuan agar para pengungsi korban gempa Cianjur merasa lebih aman dan nyaman untuk tinggal sementara waktu selama masa tanggap darurat bencana," ucapnya.
Sementara itu, salah satu penyintas dari Cariu, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Kokom (38) yang turut merasakan perubahan akan adanya palet menyampaikan bahwa kini merasa lebih nyaman tinggal di dalam tenda bersama keluarganya.
"Sekarang saya sudah tidak khawatir air masuk ke tenda kalau hujan turun, sudah bisa tidur dengan lebih nyaman. Kan hujan bisa setiap hari disini. Alhamdulillah setelah dipasang palet sudah tidak menggenang air lagi nyaman dan bersih”, pungkasnya.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.