Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gugur dalam Serangan Bom Mapolsek Astana Anyar, Aipda Sofyan Dikenal Baik dan Ramah

Adi Haryanto , Jurnalis-Jum'at, 09 Desember 2022 |08:05 WIB
Gugur dalam Serangan Bom Mapolsek Astana Anyar, Aipda Sofyan Dikenal Baik dan Ramah
Aipda Sofyan. (Foto: IG Ridwan Kamil)
A
A
A

JAKARTA – Ledakan bom bunuh diri di Mapolsek Astana Anyar, Bandung, Jawa Barat pada Rabu, (7/12/2022) menewaskan seorang anggota kepolisian dan melukai 10 orang lainnya. Pelaku serangan bom bunuh diri yang diidentifikasi sebagai napi terorisme Agus Sujatno juga tewas di lokasi kejadian.

Korban meninggal dunia, Aipda Sofyan dikenal sebagai seorang pribadi yang ramah dan baik. Meninggalnya Aipda Sofyan akibat serangan bom itu mengejutkan tetangga dan kerabat almarhum.

"Saya sempat melihat almarhum saat Sholat Jumat minggu kemarin. Kaget juga ada kejadian ini (bom bunuh diri) tadi pagi," kata Nazar, salah seorang tetangga almarhum di rumah duka, pada Rabu.

Aipda Sofyan meninggalkan satu orang istri dan tiga orang putra. Putranya sulungnya duduk di bangku SMA sedangkan si bungsu masih SD.

Karena gugur dalam tugas, Aipda Sofyan yang juga merupakan anggota Babinkantibmas Kelurahan Karanganyar, Polsek Anyar, mendapatkan kenaikan pangkat menjadi Aiptu Anumerta Sofyan.

Baca Berita Selengkapnya: Dikenal Baik dan Ramah, Aipda Sofyan Tinggalkan Seorang Istri dan Tiga Anak

(Rahman Asmardika)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement