Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Benarkah Gempa Susulan Menjadi Cicilan Megathrust?

Rifqa Nisyardhana , Jurnalis-Senin, 12 Desember 2022 |09:26 WIB
Benarkah Gempa Susulan Menjadi Cicilan Megathrust?
A
A
A

JAKARTA – Gempa susulan Cianjur mencapai 406 kali. Sementara gempa Jember pun terjadi sampai 114 kali. Hal ini sangat mengkhawatirkan.

Ketua Umum Ikatan Ahli Geologi Indonesia, Dr. Ir. M. Burhanuddin Nur M.Sc. mengatakan gempa itu memiliki energi yang besar. Ia menggerakan slab. Dalam slab ada gerakan dorongan.

"Gempa yang bergerak akan berakibat pada sekmen berikutnya dan melepaskan energi yang besar juga," kata Burhanuddin dalam acara Special Dialogue Okezone.

Baru-baru ini, Indonesia memang dilanda gempa mulai dari Cianjur Jember, dan Garut. Banyak yang bertanya-tanya akan apakah gempa itu merupakan gempa cicilan megathrust atau tidak.

"Dalam konteks cicilan gempa untuk membangun potensi gempa yang lain memang ada. Akan tetapi, belum tentu itu megathrust," ujar Burhanuddin.

Walaupun begitu, Burhanuddin juga telah membaca dari penelitian-penelitian. Dia mengatakan memang ada sekmen-sekmen yang sudah memiliki potensi yang tinggi.

Bencana ini disebabkan oleh gempa bumi pertemuan antara lempeng Indo-Australia dan subduksi di bawah lempeng Sunda.

Tumbukan ini diprediksi menimbulkan tsunami dengan ketinggian lebih dari 34 meter. Potensi bencana ini disebut lebih mematikan dari tsunami Aceh.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement