JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi banjir pesisir atau rob di sejumlah wilayah pesisir Indonesia pada 8 hingga 22 Juli 2026. Banjir rob ini dipengaruhi oleh adanya fenomena Super New Moon (perige dan bulan baru) pada 14 Juli 2026 yang berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum.
"Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, banjir pesisir berpotensi terjadi di beberapa wilayah pesisir Indonesia, di antaranya Pesisir Aceh, Pesisir Jawa Tengah, Pesisir Sumatera Utara, Pesisir Jawa Timur, Pesisir Kepulauan Riau, dan Pesisir Bali," tulis BMKG dalam keterangan tertulisnya, Selasa (7/7/2026).
Selanjutnya, potensi ini juga mengintai Pesisir Sumatera Barat, Pesisir Nusa Tenggara Barat, Pesisir Jambi, Pesisir Kalimantan Utara, Pesisir Kepulauan Bangka Belitung, Pesisir Kalimantan Tengah, Pesisir Banten, Pesisir Kalimantan Barat, Pesisir Jakarta, Pesisir Sulawesi Utara, Pesisir Jawa Barat, hingga Pesisir Maluku.
BMKG mengatakan potensi banjir pesisir ini secara umum berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di permukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat.
"Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut serta memperhatikan pembaruan informasi cuaca maritim dari BMKG," imbaunya.
Berikut lokasi dan waktu potensi terjadinya Banjir Pesisir (Rob):