Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

24 Adegan Diperagakan Anak Angkat Bunuh Orangtua, Cekik Korban hingga Tewas

Avirista Midaada , Jurnalis-Selasa, 13 Desember 2022 |14:17 WIB
24 Adegan Diperagakan Anak Angkat Bunuh Orangtua, Cekik Korban hingga Tewas
Anak angkat cekik orangtuanya hingga tewas (Foto : MPI)
A
A
A

MALANG - Polresta Malang Kota melakukan rekonstruksi terhadap kasus pembunuhan anak angkat ke orang tuanya. Peristiwa pembunuhan terjadi di rumah korban Nanik Suyatni (85) warga Jalan Manyar Nomor 36 RT 16 RW 8 Kelurahan Sukun, Kecamatan Sukun, Kota Malang, pada Kamis (24/11/2022) lalu.

Pelaksanaan rekonstruksi dimulai pada pukul 10.50 WIB, Selasa pagi (13/12/2022). Tersangka Rahmat Irwanto alias Iwan yang juga anak angkat korban juga turut dihadirkan langsung di lokasi. Penyidik kepolisian juga menghadirkan dua jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Kita Malang.

Tersangka dengan dikawal ketat kepolisian langsung turun dari mobil dan memasuki rumah. Selama proses rekonstruksi berlangsung kepolisian memasang garis polisi di area jalan depan rumah korban hingga radius 10 meter.

Warga dan orang yang tidak berkepentingan diminta untuk tidak berada di dalam area garis polisi. Sementara penjagaan dilakukan di area pagar rumah yang didiami oleh korban dan pelaku.

Reka adegan rekonstruksi sebagian besar berlangsung di dalam rumah secara tertutup. Hanya ada beberapa adegan rekonstruksi yang dilakukan di luar rumah seperti saat pelaku membonceng saksi yang juga tetangga korban, pasca kejadian pembunuhan itu.

Awak media hanya diperkenankan mengambil gambar di bagian dapur rumah saat tersangka Rahmat Irwanto memukuli orang tua angkatnya itu di sebuah kursi. Tak kurang tiga pukulan ke arah kepala dilayangkan Iwan sebelum akhirnya ia juga mencekik korban hingga tak bernyawa. Pantauan MPI di lokasi ada 24 adegan diperagakan oleh tersangka hingga di jalan depan rumah.

"Tadi ada sekitar 20 adegan, sebelum melakukan kekerasan, saat melakukan kekerasan dan setelah melakukan kekerasan," ucap Wakasatreskrim Polresta Malang Kota AKP Nur Wasis.

Wasis menambahkan, rekonstruksi ini untuk memperjelas posisi korban, terlapor atau tersangka, saksi, saat kejadian berlangsung. Di mana dari rekonstruksi ini diharapkan mampu memberikan gambaran jelas kepada penyidik dan jaksa untuk melihat peristiwa sebenarnya.

Sementara Kasumsi Pra Penuntutan Kejari Kota Malang Su'udi menjelaskan, pihaknya masih menunggu penyidikan dan berkas yang disampaikan kepolisian. Sejauh ini dari proses rekonstruksi yang berlangsung dapat disimpulkan bahwa perbuatan Iwan memenuhi unsur Pasal 338 KUHP.

"Kami menunggu hasil keseluruhan atas penyidikan dari kepolisian. Pasalnya kan 338, apa dapat dialternatifkan dengan penganiayaan yang mengakibatkan kematian, nanti kami dalami dari fakta yang ada," ucap Su'udi.

Ia menambahkan, berdasarkan rekonstruksi yang disaksikannya terlihat jelas memang ada perbuatan yang menunjukkan terjadinya pembunuhan.

"Fakta itu akan kami sesuaikan dengan alat bukti untuk meyakinkan hakim. Keterangan saksi dan terdakwa juga akan kami pertimbangkan," tukasnya.

Sebagai informasi, peristiwa pembunuhan anak angkat ke orang tuanya terungkap pada Kamis sore (24/11/2022) saat ditemukan jasad Nanik Suyatni di rumahnya. Saat itu korban ditemukan oleh keluarga anak angkatnya saat berkunjung ke rumah. Saat ditemukan, pada bagian wajah korban dipenuhi darah segar. Selain itu, juga didapati beberapa luka di bagian kepalanya.

Ketua RT 16 RW 08 Kelurahan Sukun Kecamatan Sukun, Jumari mengungkapkan, saat itu ia mendapat informasi meninggalnya korban dari adik anak angkatnya korban. Perempuan yang diketahui bernama Isa itu, datang dengan tubuh gemetaran melaporkan bahwa Nanik meninggal dunia.

"Saat itu sekitar pukul 16.00 WIB, saya mendapat laporan dari mbak Isa. Kemudian, istri saya diajak untuk melihat kondisi jenazah. Dan diketahui, ada luka yang diduga bekas pukulan benda tumpul di bagian kepala kiri korban," kata Jumari.

(Angkasa Yudhistira)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement