Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Menparekraf Sandiaga Resmikan Bandar Grisee di Gresik

Agus Ismanto , Jurnalis-Senin, 19 Desember 2022 |04:50 WIB
Menparekraf Sandiaga Resmikan Bandar Grisee di Gresik
A
A
A

GRESIK - Menteri Pariswisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno, melakukan kunjungan kerja untuk meresmikan Bandar Grisee, Kabupaten Gresik, Minggu (18/12/2022) petang. Ribuan warga pun memadati kawasan wisata heritage untuk menyaksikan peresmian tersebut.

Bandar Grisee merupakan kawasan perkampungan tua di Kabupaten Gresik, yang memiliki beragam budaya. Di kawasan bersejarah tersebut, tumbuh subur budaya warga Gresik, yang menyatu dengan budaha Tionghoa, Arab, Bugis, hingga kolonial.

Sandiaga sempat berkeliling kawasan kampung tua Gresik tersebut dengan menggunakan mobil listrik karya siswa SMK PGRI Gresik. Mobil listrik tersebut, dikemudikan Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani.

Rombongan keliling kawasan Bandar Grisee, dari titik awal di situs cagar budaya Gedung Nasional Indonesia (GNI), lalu menyusuri destinasi wisata haritage. Sandiaga Uno begitu menikmati saat keliling kawasan bersejarah tersebut, dengan pengawalan komunitas sepeda ontel Gresik.

Usai menikmati Bandar Grisee yang berada di sekitar Pelabuhan Gresik tersebut, Sandiaga Uno langsung meresmikan wisata heritage yang memiliki sejarah panjang, tepatnya dimulai sejak abad 18. Kawasan wisata ini dibangun dengan anggaran dari APBD Kabupaten Gresik, senilai Rp47 miliar.

Sandiaga sangat mengapresiasi upaya Pemkab Gresik, yang telah merivitalisasi kawasan kampung tua menjadi destinasi wisata sejarah.

"Saya sangat mengapresiasi langkah Pemkab Gresik, karena destinasi wisata ini menyuguhkan sejarah dan keragaman budaya kita," tuturnya.

Ia menegaskan, Kemparekraf akan berupaya mendongkrak pariwisata di Gresik, bersama Dinas Pariwisata Provinsi Jatim, dan Dinas Pariwisata Kabupaten Gresik.

"Saya mendorong Pemkab Gresik, untuk terus meningkatkan potensi wisata sejarah ini, dengan memanfaatkan momentum berskala nasional, maupun internasional. Sehingga, kawasan bersejarah ini menjadi daya tarik wisatawan manca negara," ujarnya.

Sementara Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani mengatakan, destinasi wisata bersejarah ini, menjadi ikon baru bagi masyarakat Kabupaten Gresik, dan diharapkan menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal maupun manca negara.

"Bandar Grisee merupakan etalase toleransi multi etnis, multi ras, dan multi agama. Di kawasan bersejarah ini, semua bisa hidup rukun berdampingan sejak abad 18," tuturnya.

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement