Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ini Alasan Putri Margaret Korbankan Cinta Pertamanya Kapten Townsend

Asthesia Dhea Cantika , Jurnalis-Rabu, 28 Desember 2022 |12:47 WIB
Ini Alasan Putri Margaret Korbankan Cinta Pertamanya Kapten Townsend
Ini Alasan Putri Margaret korbankan cinta pertamanya Kapten Townsend. (Foto: Foxnews)
A
A
A

JAKARTA - Ini alasan kenapa Putri Margaret korbankan cinta pertamanya, Kapten Townsend. Sejatinya kehidupan kerajaan memang selalu menarik, tak hanya tentang kisah sang pemimpin, namun juga keluarga Kerajaan Inggris lainnya.

Adik Ratu Elizabeth II, Putri Margaret memiliki kisah cinta yang pernah menjadi sorotan publik. Terlebih saat penobatan sang kakak sebagai ratu pada 1953 di Westminster Abbey.

Sore itu dalam acara yang disiarkan di televisi tersebut menunjukkan Putri Margaret tengah mengambil sepotong serat dari kerah Peter Townsend, seorang pahlawan perang yang sekarang melayani keluarga kerajaan.

Dari kejadian itu banyak publik yang berspekulasi terkait skandal cinta keduanya. Nyatanya kisah cinta antara putri kerajaan dan veteran perang itu bermula pada awal 1950-an.

BACA JUGA:Rayakan Natal Pertama Tanpa Ratu Elizabeth, Raja Charles Tak Undang Pangeran Harry dan Andrew

Meski perselingkuhan keduanya dilakukan secara rahasia, dunia segera mengetahui bahwa Kapten Townsend telah menceraikan istrinya dan melamar Putri Margaret. Sejalan dengan itu, sang putri pun telah menerimanya.

Hanya saja sebelum melangkah ke jenjang pernikahan banyak masalah yang harus dihadapi Putri Margaret. Di mana pada masa itu, sebuah perceraian dianggap sebagai skandal besar, dan seorang bangsawan menikah dengan orang biasa terlebih telah bercerai bukan hal yang lumrah.

Melansir dari History, Undang-Undang Perkawinan Kerajaan tahun 1772 juga berperan penting dalam kisah cinta pertama sang putri. Undang-undang yang berakar pada ketidaksukaan George III terhadap pernikahan kedua saudara laki-lakinya dengan rakyat jelata memberikan keputusan akhir kepada raja tentang siapa yang menikah dengan siapa.

Alhasil, di bawah hukum, semua keturunan George II membutuhkan izin kerajaan untuk menikah. Jika mereka tidak menerimanya, mereka bisa menikah setelah menunggu satu tahun selama kedua majelis parlemen menyetujui.

Untuk menikahi sang pujaan hai, Putri Margaret tentu membutuhkan izin saudara perempuannya tersebut. Jika ia tidak bisa mendapatkannya, maka ia bisa meminta hak menikah kepada Parlemen.

Sayangnya, jika itu terjadi akan menyebabkan skandal yang bahkan lebih dramatis daripada perselingkuhannya dengan veteran yang bercerai itu. Hal itu tentu membuat luka bagi keluarga kerajaan setelah sang paman turun tahta untuk menikah dengan orang biasa yang bercerai.

Elizabeth yang akan melakukan tur ke Persemakmuran setelah penobatannya sendiri, meminta saudara perempuannya itu untuk menunggu. Saking cintanya kepada sang adik, ia bahkan membuat rencana yang memungkinkan Margaret menikahi Townsend dan tetap menjadi bagian dari keluarga.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement