Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pemerintah Cabut PPKM, Masyarakat Diminta Tetap Jalankan Prokes

Jonathan Simanjuntak , Jurnalis-Sabtu, 31 Desember 2022 |09:22 WIB
Pemerintah Cabut PPKM, Masyarakat Diminta Tetap Jalankan Prokes
Ilustrasi/ Doc: Istimewa
A
A
A

BEKASI - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Bekasi Tanti Rohilawati meminta masyarakat tetap mengupayakan menjaga protokol kesehatan (prokes) dengan memakai masker untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19. Hal itu menyusul kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang telah dicabut oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Kita sangat senang ada pergeseran tersebut, akan tetapi diharapkan tetap prokes seperti masker dan jaga jarak itu jangan ditinggalkan, harus tetap diterapkan walaupun PPKM dicabut," ungkap Tanti kepada wartawan, Sabtu (31/12/2022).

 BACA JUGA:Dinas LH DKI Klaim Sungai di Jakarta Tak Masuk 10 Besar Tercemar Mikroplastik

Apalagi, jelas Tanti, pencabutan kebijakan PPKM ini baru pertama kali sejak Covid-19 muncul. Menurutnya, masih ada kemungkinan kebijakan ini bisa dievaluasi kembali.

"Karena kan baru diumumkan. Pasti ada evaluasi-evaluasi lagi," tambahnya.

 BACA JUGA:PPKM Dicabut, Mendagri Minta Izin Kegiatan Dikeluarkan Sangat Selektif dengan Protokol Kesehatan

Dia menambahkan, pencabutkan kebijakan PPKM itu akan membuat aktivitas masyarakat semakin leluasa. Oleh sebabnya, aktivitas besar yang mengumpulkan banyak orang akan semakin terjadi.

"Maka itu kami selalu ingatkan prokes tetap harus dijalankan seperti itu," jelas Tanti.

Dalam kesempatannya, Tanti juga membeberkan kasus COVID-19 di Kota Bekasi hanya berjumlah 20 kasus aktif pada akhir tahun 2022 ini. Menurutnya, pasien COVID-19 secara keseluruhan itu juga tidak memperlihatkan gejala yang parah.

"Saat ini juga reaksi yang ditimbulkan pun tidak seperti dahulu. Seperti orang batuk pilek aja, kecuali mereka yang komorbid makanya itu, vaksin wajib dilakukan, untuk meminimalisir terjadinya reaksi yang cukup parah akibat Covid-19 itu sendiri," tukasnya.

(Nanda Aria)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement