Hayam Wuruk pun sangat menyesal pasca kejadian itu. Bahkan secara khusus Hayam Wuruk mengurus Dharmadyaksa dari Bali menyampaikan permohonan maaf ke Patih Mangkubumi Hyang Bunisora Suradipati yang tak ikut berangkat ke Majapahit.
Serat Pararaton menyebutkan bahwa sesudah peristiwa di Pesanggrahan Bubat, Hayam Wuruk menyelenggarakan upacara besar untuk menghormati orang-orang Sunda yang tewas. Sementara akibat Perang Bubat, hubungan Hayam Wuruk dengan Gajah Mada menjadi renggang.
Sedangkan di kalangan Kerajaan Sunda diberlakukan peraturan esti larangan ti kaluaran yang isinya di antaranya tidak boleh menikah dengan luar lingkungan kerabat Sunda atau tidak boleh menikah dengan pihak timur Kerajaan Sunda (Majapahit).
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.