Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

5 Fakta Gibran Cari Deni Lugina, Pria yang Hina Presiden Jokowi

Tim Okezone , Jurnalis-Jum'at, 20 Januari 2023 |06:03 WIB
5 Fakta Gibran Cari Deni Lugina, Pria yang Hina Presiden Jokowi
Gibran Rakabuming Raka (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mencari nomor handphone (HP) Deni Lugina. Pria itu orang yang telah menghina ayahnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Berikut fakta-faktanya:

1. Deni Lugina Dipecat Usai Hina Jokowi

Deni Lugina dipecat dari pekerjaannya sebagai karyawan di Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia (UNIBI). Pemecatan tersebut diduga penghinaan yang dilakukan Deni Lugina kepada Presiden Jokowi.

"Per tanggal 14 Januari 2023 Pukul 12.00, oknum tersebut dengan akun @loegie (Deni Lugina) tidak lagi berstatus sebagai karyawan UNIBI," tulis akun unibiofficial seperti dikutip, Senin (16/1/2023).

BACA JUGA:Mau Diberi Pekerjaan, Gibran Cari Nomor HP Deni Lugina Pria yang Hina Jokowi 

Meski, sejauh ini belum ada kepastian terkait alasan pemecatan Deni Lugina. Namun, pemecatan dilakukan setelah sebelumnya Deni Lugina menghina Presiden Jokowi.

Bahkan, hinaan yang dilakukan Deni Lugina tersebut diretweet oleh Gibran di akun Twitternya.

2. Bantu Carikan Kerjaan, Gibran Cari Nomor HP Deni Lugina

Gibran mengaku mencari nomor HP Deni Lugina. Tujuannya untuk menanyakan soal pekerjaannya. Girban mengatakan, jika dirinya ingin membantu Deni untuk kembali mendapatkan pekerjaan.

"Belum dapat kontaknya, kalau ada yang punya coba. Ya kalau dia pengin mencari pekerjaan lain kan coba kami bantu," katanya.

BACA JUGA:Karyawan Unibi Dipecat Diduga Gegara Hina Jokowi, Gibran: Aku Meneh Sing Disalahke 

Gibran mengaku sudah sempat menghubungi Deni melalui akun @loegie. Sayangnya, akun tersebut saat ini sudah lenyap.

Akhirnya, Gibran hanya akan menunggu DM kontak dari Deni Lugina saja.

"DM nggak bisa, akunnya ditutup. Aku nunggu wae, mosok aku golek-golek nomer hape (Aku nunggu aja masa aku nyari-nyari nomor HP) orang lain, aku santai," ucapnya.

3. Kasihan Punya Anak Istri

Meski tak ingin disalahkan, bahkan dikaitkan pemecatan Deni Lugina dengan dirinya, Gibran tetap bersimpatik. Ia mau mencarikan pekerjaan untuk Deni Lugina karena merasa kasihan sudah memiliki anak dan istri.

"Hla di mana, mengko tak golekke, kasihan nduwe anak bojo (Ya di mana, nanti aku carikan, kasihan punya anak dan istri)," ucap Girban.

4. Pemecatan Deni Murni Kewenangan Kampus

Putra sulung Presiden Jokowi itu menegaskan bahwa dirinya tidak mempunyai niatan buruk sama sekali terhadap Deni Lugina. Kasus pemecatan itu, menurutnya adalah keputusan dan kewenangan pihak kampus.

"Intine aku ora nduwe niatan apa-apa, itu keputusan kampus, dudu aku. Mosok ngakon uwong untuk dipecat, nggak baik njupuk rezekine orang lain, (Intinya aku enggak punya niat apa-apa , itu keputusan kampus bukan aku. Masa nyuruh orang untuk dipecat, enggak baik ambil rezeki orang lain)," katanya.

5. Hinaan Deni Lugina

 

Akun Deni Lugina @loegie diketahui sempat melakukan penghinaan kepada Presiden Jokowi. Yakni, dengan mengomentari foto Jokowi yang diposting akun @bospurwa.

"Jadi pengen nimpuk bibirnya pake batako," tulis akun @loegie mengomentari postingan foto Jokowi.

Postingan tersebut ternyata menarik reaksi putra sulung Jokowi, yang kini menjawab Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka. Ia pun meretweet postingan tersebut.

"Halah santai aja," tulis Gibran.

Menyusul adanya kabar pemecatan tersebut akun @BosPurwa kembali men-tag postingan ke akun Gibran. Postingan yang dimaksud dengan pemecatan karyawan Unibi tersebut sambil membubuhkan caption.

"Qodarullah. Hati-hati buat temen-temen yang lain dalam memposting dan berkomentar. Apalagi klo postingan ato komentar itu sudah diangkat oleh anak Presiden @gibran_tweet , ybs bilang santai, tp dibawah bekerja! Gw minta maaf secara pribadi bila sebab dipecat gegara postingan gw," tulis akun @BosPurwa.

Gibran yang tak ingin disalahkan kembali berkomentar dan merasa heran kenapa dirinya yang disalahkan atas pemecatan tersebut.

"Aku meneh sing disalahke (Aku lagi yang disalahin)," tulis Gibran.

(Arief Setyadi )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement