Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

5 Fakta Jokowi Soroti Ibu Cekoki Kopi Susu kepada Bayinya, Apa Katanya?

Tim Okezone , Jurnalis-Kamis, 26 Januari 2023 |06:01 WIB
5 Fakta Jokowi Soroti Ibu Cekoki Kopi Susu kepada Bayinya, Apa Katanya?
Presiden Jokowi/Foto: Biro Setpres
A
A
A

 

JAKARTA - Seorang ibu yang memberikan balitanya kopi susu sasetan menjadi sorotan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya tindakan yang dilakukan ibu tersebut tidak tidak wajar. Berikut penyataan Jokowi terhadap kasus tersebut.

1. Harusnya diberi protein

Seharusnya, kata Jokowi, ibu tersebut memberikan bayinya protein yang cukup, yang mendukung pertumbuhannya. Dia pun mewanti-wanti hal tersebut.

 BACA JUGA:KSAL Mutasi Sejumlah Pejabat TNI AL, dari Komandan Kopaska hingga Jenderal Ahli Telik Sandi

"Bayi atau ibu hamil harus diberi protein, diberikan ikan, diberi telur. Saya lihat kemarin yang rame bayi baru 7 bulan diberi kopi susu saset oleh ibunya. Karena yang ada di bayangan di sini adalah susu, gitu loh. Anaknya mau diberi susu. Hati-hati mengenai ini," kata Jokowi dalam sambutannya pada Rakernas BKKBN, di Kantor BKKBN, Jakarta, Rabu (25/1/2023).

2. Minta Ibu ikuti penyuluhan

Tak hanya itu, Jokowi pun meminta agar ibu hamil ataupun yang sudah melahirkan untuk mengikuti penyuluhan yang dilakukan oleh lembaga-lembaga sosial seperti Posyandu, Puskemas ataupun BKKBN.

 BACA JUGA:Anggota Polda Metro Jaya Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Jagorawi, 4 Mobil Ringsek

"Makanya sekali lagi yang namanya penyuluhan, penyuluhan, penyuluhan penting," kata Jokowi.

3. Dapat mengganggu organ vital

Jokowi juga mengatakan bahwa sangat berbahaya bagi bayi jika diberikan sesuatu yang bukan seharusnya. Karena dapat menggangu alat vitalnya seperti jantung dan ginjal.

"Karena memang kata ibunya bermanfaat kopi susu saset ini karena ada susunya. Hati-hati bahwa anak ginjal, jantung, lambung itu belum kuat," tegasnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement