Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Tumenggung Bahurekso Tapa Ngalong, Lalu Tumpas Kerajaan Jin di Alas Roban

Tim Okezone , Jurnalis-Senin, 30 Januari 2023 |04:09 WIB
Kisah Tumenggung Bahurekso Tapa Ngalong, Lalu Tumpas Kerajaan Jin di Alas Roban
Alas Roban (Foto: Twitter)
A
A
A

JAKARTA - Terletak di jalur Pantura, Kabupaten Batang, Alas Roban menyimpan segudang misteri. Jalanan curam, berkelok, dan dikelilingi pohon nan lebat membuat siapa pun yang Alas Roban merinding.

Alas Roban merupakan salah satu jalur pos yang dibangun Gubernur Herman Willem Deandels. Jalur vital ini sangat tua yang juga keramat.

Konon di era Kerajaan Mataram, prajurit Tumenggung Bahurekso pernah mengalami celaka saat membuka hutan di Alas Roban.

Saat itu banyak pekerja dan prajurit kesurupan, sakit, hingga menggigil.

"Tumenggung Bahurekso mencari tahu penyebabnya, beliau melakukan tirakat yang dilakukan adalah Tapa Ngalong di Pakolangan," demikian dilansir dari konten Youtube @katabijakdankisahtela, Senin (30/1/2023).

Tapa Ngalong yakni  bertapa yang dilakukan dengan cara bergantung seperti kalong atau kelelawar.

Baca juga: Dua Pusaka Sakti yang Buat Musuh Kerajaan Mataram Kalang-kabut

Usai melakukan tirakat dengan Tapa Ngalong, Tumenggung Bahurekno mengetahui penyebabnya mengapa para pasukannya kesurupan hingga sakit. Ternyata anak buah Tumenggung Bahurekso diganggu jin penunggu Alas Roban.

Baca juga: Kisah Panembahan Senopati Terpesona Kecantikan Ratu Kidul dan Diajak ke Istana Bawah Laut

"Hutan Roban adalah rumah bagi kerajaan jin dan banyak raja jin tinggal di sini," ujarnya.

Salah satu penguasa Alas Roban adalah Daduk Awuk. Kemudian Tumenggung Bahurekso mencoba bernegosiasi dengan Bahurekso.

Rupanya Dadung Awuk tidak suka tempatnya diobrak abrik prajurit Tumenggung Bahurekso.

Tumenggung Bahurekso menjelaskan bahwa alasan membuka hutan adalah untuk persiapan perang dengan penjajah yang ingin menguasai Nusantara.

Dia pun meminta sebidang kecil untuk ditanami padi dan palawija. Kemudian Tumenggung Bahurekso ingin mendirikan lumbung yang nantinya dapat digunakan sebagai cadangan untuk memberi makan prajurit yang telah melakukan perjalanan jauh dari Mataram untuk melanjutkan perjalanan ke Batavia.

Ternyata proses negosiasi mengalami kebuntuan, Dadung Awuk tidak bisa ditawar lagi dia bahkan langsung mengirim pasukan jin untuk menyerang Tumenggung Bahurekso.

Namun Bahurekso sendiri bukanlah orang yang sembarang ia memiliki kesaktian yang hebat, semua anak buah Dadung Awuk bisa ditumpas, termasuk Dadung Awuk sendiri.

(Fakhrizal Fakhri )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement