Share

Pameran ATF 2023 di Yogyakarta, Nur Asia: Langkah Konkret Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Tim Okezone, Okezone · Kamis 02 Februari 2023 22:03 WIB
https: img.okezone.com content 2023 02 02 510 2758134 pameran-atf-2023-di-yogyakarta-nur-asia-langkah-konkret-pengembangan-pariwisata-dan-ekonomi-kreatif-hvGmod5SJH.jpg Ilustrasi/ Doc: Istimewa

YOGYAKARTA - Sebanyak 160 UMKM dari berbagai daerah mengikuti "Pameran Pariwisata Indonesia, UMKM Ekonomi Kreatif dan Festival Kuliner". Pameran ini bagian dari Rangkaian ASEAN Tourism Forum (ATF) 2023.

Pameran tersebut digelar di Hall A Jogja Expo Center pada 2 hingga 5 Februari 2023.

Penasehat Dharma Wanita Persatuan Kemenparekraf/Baparekraf, Nur Asia Uno mengatakan, pameran ini menjadi kesempatan besar bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif untuk mengenalkan dan menjual produk terbaiknya.

 BACA JUGA:75 Personel Damkar Berjibaku Padamkan Gedung PWRI yang Terbakar

"UMKM kita saat ini sangat inovatif dalam meningkatkan kualitas produk dan mengangkat ciri khas daerah, karenanya kita harus dapat berkontribusi mendorong UMKM Indonesia dengan berbelanja produk dalam negeri. Bangga buatan Indonesia," kata Nur Asia Uno.

Nur Asia pun menyampaikan bahwa lewat pameran ini Kemenparekraf mendorong agar UMKM lokal dan para milenial dapat terus berkembang dan berjalan serta mendapat tempat dalam penyelenggaraan pameran di indonesia.

 BACA JUGA:Gedung PWRI Terbakar Hebat, 18 Damkar Dikerahkan

"Ini langkah konkret yang kami lakukan untuk peningkatan penciptaan dan pengembangan industri pariwisata dan ekonomi kreatif yang berkelanjutan," ujarnya.

Pun, dia terus mendorong agar pelaku usaha kerakyatan ini masuk ke ekosistem digital. Selain untuk memperluas pasar, ekosistem digital juga akan menciptakan efisiensi yang lebih besar. Dengan demikian kebangkitan ekonomi nasional akan semakin terasa.

"Tercatat selama pandemi ada 17,5 juta UMKM yang telah masuk ke ekosistem digital, sehingga diharapkan target 30 juta UMKM yang terdigitalisasi dapat tercapai di tahun 2024 nanti. Selain itu kita juga harus menekankan peran perempuan yang menjadi syarat terwujudnya kekuatan, ketahanan, dan kesejahteraan ekonomi berkelanjutan," kata Nur Asia.

Follow Berita Okezone di Google News

Sementara itu, Gusti Kanjeng Ratu Hemas di kesempatan yang sama mengatakan, industri pariwisata saat ini telah kembali meningkat di Yogyakarta. Oleh karena itu, ia berharap penyelenggaraan ASEAN Tourism Forum dan seluruh rangkaian kegiatan di dalamnya dapat memberikan dampak yang luas terhadap perekonomian masyarakat.

"Jogja sebagai tuan rumah akan berusaha sebaik-baiknya untuk menunjukkan keunggulan dan kekhususan dalam pengembangan pariwisata dan UMKM," kata GKR Hemas.

Sedangkan, Gusti Kanjeng Ratu Bendara selaku Ketua Panitia Pameran Pariwisata Indonesia, UMKM Ekonomi Kreatif, & Festival Kuliner, mengatakan kegiatan ini menjadi pembeda dari penyelenggaraan ATF sebelumnya.

Tak hanya bagi UMKM, pameran ini membuka kesempatan bagi peserta terutama pemerintah daerah, industri pariwisata daerah untuk meningkatkan kembali penjualan.

Dalam kegiatan ini turut ditampilkan juga berbagai aktivitas promosi dan juga budaya untuk menarik lebih banyak pengunjung.

"(ATF) di Indonesia harus berbeda, maka kami hadirkan pameran UMKM. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak dalam penyelenggaraan kegiatan ini," kata GKR Bendara .

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf, Rizki Handayani; Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf, Ni Made Ayu Marthini; serta Direktur Wisata Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran Kemenparekraf/Baparekraf, Masruroh.

1
2
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini