"Karena masyarakat kebanjiran berita dari media sosial dan media digital lainnya termasuk platform-platform dan umumnya tidak beredaksi atau dikendalikan oleh AI," ujarnya.
Lebih lanjut menurut Jokowi bahwa algoritma raksasa digital saat ini cenderung mementingkan sisi komersial. Dan hanya mendorong konten-konten recehan yang sensasional.
"Sekarang ini banyak sekali dan mengorbankan kualitas isi dan jurnalisme otentik, ini yang kita akan semakin kehilangan," ungkapnya.
"Hal semacam ini tidak boleh mendominasi kehidupan masyarakat kita, media konvensional yang beredaksi semakin terdesak dalam peta pemberitaan," tegasnya.
(Nanda Aria)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.