Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tiba di NTB, Wapres Ma'ruf Langsung Temui Sesepuh NU Tuan Guru Bagu

Binti Mufarida , Jurnalis-Jum'at, 10 Februari 2023 |07:52 WIB
 Tiba di NTB, Wapres Ma'ruf Langsung Temui Sesepuh NU Tuan Guru Bagu
Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin saat di NTB (foto: Setwapres)
A
A
A

 

JAKARTA - Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyempatkan untuk menyambangi Pondok Pesantren (Ponpes) Qamarul Huda, untuk bertemu salah satu tokoh sesepuh Nahdlatul Ulama (NU), Tuan Guru Haji (TGH) Lalu Turmudzi Badaruddin atau biasa dipanggil Tuan Guru Bagu, di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Menurut penuturan Juru Bicara (Jubir) Wapres Masduki Baidlowi, Tuan Guru Turmudzi merupakan sahabat Wapres.

“Kenapa Wapres langsung datang ke sana? Pertama memang Wapres punya kenangan lama dan banyak bersama Tuan Guru Turmudzi,” tutur Masduki dikutip dalam keterangannya, Jumat (10/2/2023).

 BACA JUGA: HUT Ke-167 HPI di Papua Barat, Wapres Maruf: Terima Kasih Telah Berkontribusi Wujudkan Toleransi

Salah satunya, sambung Masduki, Desa Bagu pernah menjadi lokasi Musyawarah Nasional (Munas) NU di era kepemimpinan K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

“Jadi Bagu itu buat NU adalah tempat bersejarah, tempat bersejarah bagi Wapres dan bagi tokoh-tokoh yang lain,” ujarnya.

Selain itu, menurut Masduki, saat Wapres dipilih menjadi Rais Aam PBNU pada Muktamar Ke-33 NU di Jombang, Tuan Guru Bagu bertindak sebagai salah satu anggota Tim Ahlil Halli Wal Aqdi (AHWA) yang bertugas memilih Rais Aam.

 BACA JUGA: Kunker ke Jatim, Wapres Maruf Akan Hadiri Puncak Peringatan Harlah 1 Abad NU

“Ketika Wapres (Ma’ruf Amin) ini aktif di politik terutama di PKB juga bersama dengan beliau, bahkan terakhir aktivitas Wapres bersama Tuan Guru Turmudzi itu ketika Muktamar Jombang,” terangnya.

Oleh sebab itu, tutur Masduki, saat mengetahui bahwa Tuan Guru Bagu yang kini telah berumur 87 tahun tengah terbaring sakit, Wapres sangat berkeinginan untuk mengunjunginya.

“Jadi kenangannya begitu banyak dan apalagi setelah Wapres mendengar bahwa Tuan Guru Turmudzi sudah tidak sesehat dulu,” ujarnya.

Terakhir, ungkap Masduki, sebelum Wapres berpamitan, Tuan Guru Bagu sempat menyampaikan permohonan kepada Wapres untuk melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah sakit di kompleks Ponpes Qomarul Huda. Terhadap permohonan ini, Wapres pun menyanggupinya.

“Wapres menyanggupi, kapan waktunya? Antara sebelum Ramadan atau setelah Lebaran nanti akan kita tentukan, tapi itu sudah menjadi komitmen dari Wapres untuk meletakkan batu pertama pendirian rumah sakit di Ponpes tersebut,” pungkasnya.

Sebagai informasi, TGH Lalu Turmudzi Badaruddin lahir pada 1 April 1936 M atau bertepatan dengan 9 Muharram 1355 H di Bagu. Beliau merupakan putra dari pasangan Tuan Guru Haji Raden Badaruddin dengan Hj. Aminah binti Haji Ridwan.

Tuan Guru Bagu memulai pendidikannya dengan belajar di bawah asuhan ayahandanya. Ayahnya lah yang pertama kali mengajarkannya Al-Qur’an hingga ia berumur lima tahun. Setelah selesai belajar dengan ayahnya, Tuan Guru Bagu kemudian berguru agama pada seorang tuan guru legendaris di Pulau Lombok, yakni Tuan Guru Shaleh Hambali Bengkel, pendiri Ponpes Darul Qur’an selama 14 tahun sejak 1944-1958.

Setelah tamat dari Ponpes Darul Qur’an, Tuan Guru Bagu kemudian melanjutkan pendidikan agamanya di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi, selama enam tahun.

Tuan Guru Bagu mulai terlibat di organisasi NU sejak 1970 dengan diangkat sebagai Rais Syuriyah Ranting Bagu dan juga menjadi Rais Syuriyah Majelis Wakil Cabang (MWC) Bagu Narmada. Jenjang karir organisasinya pun terus menanjak hingga sejak 2008 ia menjabat sebagai Mustasyar PWNU NTB sekaligus Mustasyar PBNU. Saat ini juga Tuan Guru Bagu masih dipercaya sebagai Rais Syuriyah PWNU NTB masa khidmat 2019 – 2024.

(Awaludin)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement