Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

2 Menterinya Jadi Pimpinan PSSI, Jokowi : Yang Penting Bisa Atur Waktu

Raka Dwi Novianto , Jurnalis-Jum'at, 17 Februari 2023 |19:49 WIB
2 Menterinya Jadi Pimpinan PSSI, Jokowi : Yang Penting Bisa Atur Waktu
Presiden Jokowi saat menghadiri Harlah Ke-50 PPP. (tangkapan layar Youtube PPP)
A
A
A

JAKARTA - Dua menteri kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi pimpinan PSSI. Menteri BUMN Erick Thohir menjabat sebagai Ketua Umum PSSI dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menjadi Wakil Ketua Umum PSSI.

Terkait hal ini, Presiden Jokowi menyinggung beberapa menterinya yang juga rangkap jabatan mengurusi olahraga. Ia tidak menjawab secara detil mengenai pergantian atau reshuffle kedua menterinya itu.

"Yang paling penting, semuanya bisa mengatur waktunya. Karena kan kita kan juga tahu, Pak Basuki itu kan juga menjadi ketua dayung, bisa. Pak Airlangga juga jadi ketua wushu, bisa. Pak Luhut juga jadi ketua PASI, bisa. Pak Prabowo juga jadi ketua pencak silat, bisa," kata Jokowi usai menghadiri Harlah PPP ke 50, Jumat (17/2/2023).

Jokowi malah menyinggung masalah manajemen waktu bagi menterinya yang rangkap jabatan.

"Ini urusan manajemen. jadi manajemen waktu, manajemen mengatur organisasinya, manajemen perencanananya. Ini masalah manajemen," jelasnya.

Kepala Negara pun menegaskan tidak akan mengintervensi hasil pemilihan pimpinan PSSI.

"Ya sesuai yang saya sampaikan, pemerintah tidak akan intervensi apapun kepada PSSI," kata Jokowi.

Meski begitu, Jokowi mengaku akan memanggil Erick Thohir dan Zainuddin Amali dalam waktu dekat. Hal itu dilakukannya untuk menanyakan mengenai roadmap PSSI ke depan.

"Tapi yang paling penting ada sebuah perubahan, ada sebuah reformasi total, ada sebuah transformasi sehingga dari kekuatan yang kita miliki, potensi yang kita miliki ini bentul-betul nanti tahap demi tahap ini bisa kemajuannya kelihatan, roadmapnya kelihatan, perencanannya kelihatan. Mau apa dalam 50 tahun, mau apa dalam 25 tahun," kata Jokowi.

Selain roadmap, Jokowi menekankan pentingnya fasilitas dan infrastruktur bagi persepakbolaan, khususnya btim nasional.

"Tapi, yang paling penting juga, yang kedua, pembangunan infrastrukturnya harus memang ada. Kita kan sampai sekarang enggak punya basecamp yang memiliki, saya waktu omong-omong dengan Shin Tae-yong , butuh 5 lapangan dalam 1 lokasi. Ada penginapan, ada kolam renanganya untuk akan ada pemain-pemaiannya," tuturnya.

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement