JAKARTA - Seorang sopir taksi, Yeswar, dan koordinator sopir taksi, Ginanjar di lingkungan Bandara Soekarno-Hatta, mendapatkan penghargaan usai mengembalikan handphone warga yang tertinggal. Keduanya beserta 6 orang lainnya yang membantu menumpang barang penumpang itu diberikan penghargaan oleh Polres Bandara Soetta.
Penghargaan diserahkan Kapolresta Bandara Soetta Kombes Roberto Pasaribu pada upacara yang berlangsung di Lapangan Apel Mapolresta Bandara Soetta, Selasa (14/3/2023) pagi.
"Personel Polri dan instansi luar serta anggota masyarakat yang mendapat penghargaan Polresta Bandara Soetta sebanyak 8 orang terdiri dari anggota Polsubsektor Terminal 1 Polresta Bandara Soetta sebanyak 4 orang, Avsec Bandara Soetta 2 orang dan pengemudi taksi Diamond Bandara Soetta 2 orang," kata Roberto.
Ia menyebutkan, personel Polri yaitu Ipda Agus Mulyadi selaku Kapolsubsektor Terminal 1, Bripka Roy Marthin Siahaan selaku Banit patroli Unit Polsubsektor Terminal 1 Bandara Soetta, Aipda Stefanus Yudhi Prasetiyo selaku BA Polsubsektor Terminal 1 dan Bripda Ramadani Iswanto selaku Banit patroli Unit Polsubsektor Terminal 1.
"Diberikan penghargaan karena memberikan pelayanan dalam membantu dan menemukan barang milik mayarakat yang tertinggal di dalam mobil taksi Diamond di wilayah Terminal 1 Bandara Soetta berupa 1 unit telepon genggam," ujarnya.
Selain itu, Yeswar selaku sopir taksi Diamond dan Ginanjar selaku koordinator pengemudi taksi Diamond, juga "diganjar" penghargaan berkat kejujuran serta partisipasi aktif selaku anggota masyarakat yang telah membantu dan menemukan barang milik penumpang berupa telepon genggam yang tertinggal di dalam taksi.
Selanjutnya, Agus Pratomo selaku Assistant Chief Aviation Security Public Terminal 3 dan Dwi Rahmawati selaku operator CCTV Terminal 3 Bandara Soetta, keduanya diberi penghargaan karena telah membantu dan menemukan 1 unit telepon genggam masyarakat yang hilang di depan pintu masuk 4 keberangkatan Terminal 3 Bandara Soetta.
"Ini merupakan bentuk apresiasi kami dari Polresta Bandara Soetta atas nama Polri dalam program bagaimana peran serta pihak terkait dan masyarakat yang ikut menjaga kamtibmas di wilayah Bandara Soetta serta perilaku anggota Polri yang bertanggungjawab dalam pelaksanaan tugas, baik sikap humanis, transparan dan juga dapat dipertanggungjawabkan," papar Roberto.
Roberto menyebut, aksi humanis yang telah dilakukan oleh delapan orang tersebut mungkin terlihat sangat kecil, karena membantu menemukan 2 unit telepon genggam milik masyarakat.
"Tetapi ada sebuah nilai, yang selalu saya sampaikan kepada rekan-rekan yaitu berbuat saja dengan ikhlas dalam setiap pekerjaan. Berbuat saja biar Tuhan yang akan mencatat dan membalas budi baik Bapak Ibu semuanya," tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.