TANGGAMUS - Polsek Talang Padang mengungkap video viral di media sosial terkait sekelompok remaja perang sarung yang diketahui terjadi di rest area gisting.
Kapolsek Talang Padang, Iptu Bambang Sugiono, membenarkan peristiwa perang sarung tersebut. Namun, perang sarung itu hanya untuk konten di medsos para remaja gisting.
Pada saat kejadian, pihaknya langsung membubarkan para pelajar tersebut. Pihaknya juga memberikan pembinaan dengan mengumpulkan para remaja.
“Jadi pada saat itu kami langsung amankan para remaja tersebut guna diberikan arahan dan tidak mengulangi perbuatannya,” ujar Bambang, Rabu (29/3/2023).
Untuk mencegah kejadian serupa, pihaknya telah berkoordinasi dengan aparatur pekon tokoh masyarakat Gisting untuk bersama-sama melakukan pencegahan serta memberikan informasi sekecil apapun sehingga dapat segera tertangani apabila adanya kegiatan serupa.
Kapolsek juga mengimbau orangtua memperhatikan anak-anaknya, memberikan nasihat untuk tidak melakukan perang saru. Pasalnya, jika sarung tersebut diisi batu, maka akibatnya sangat fatal ketika mengenai bagian tubuh.
“Kepada orang tua mari sama-sama diperhatikan dan nasehati anak-anaknya. Sebab selain mengganggu kekhusyukan Ramadhan, terlebih jika ada batu di dalam sarung tentu sangat fatal dan walaupun hanya becanda ditakutkan juga malah jadinya berkelahi,” tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.