Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Terlalu Sering Donor Sperma Hingga Punya 550 Anak, Pria Ini Digugat ke Pengadilan

Muhammad Fadli Rizal , Jurnalis-Jum'at, 31 Maret 2023 |14:11 WIB
Terlalu Sering Donor Sperma Hingga Punya 550 Anak, Pria Ini Digugat ke Pengadilan
Jonathan Jacob Maijer (Foto Tangkapan Layar YouTube Jonathan Jacob Meijer)
A
A
A

BELANDA - Yayasan Donorkind Belanda membawa Jonathan Jacob Meijer (41) ke pengadilan. Mereka meminta Jacob menghentikan aktivitasnya menyumbangkan sperma ke layanan kesehatan termasuk klinik.

Jacob kini telah menjadi ayah dari 550 anak. Hal itu membuatnya dituduh menjadi orang yang berperan meningkatkan siriko inces tak sengaja di Belanda.

Dikutip dari the Telegraph, Jumat (31/3/2023) Yayasan Donokind menuduh Jacob berbohong tentang jumlah anak yang dia miliki.

 BACA JUGA:

Pedoman klinik sperma Belanda mengatakan donor harus menyumbangkan maksimal 25 anak atau kepada 12 wanita untuk mencegah perkawinan sedarah, inses atau masalah psikologis bagi anak donor.

Sebelumnya, kasus perdata diajukan oleh sepasang orang tua di Belanda. Ia mengaku menyesal menggunakan jasa Jacob.

"Jika saya tahu dia telah menjadi ayah lebih dari 100 anak, saya tidak akan pernah memilihnya. Jika saya memikirkan tentang konsekuensi yang bisa terjadi pada anak saya, saya sakit perut," katanya.

Donorkind ingin pengadilan memerintahkan Jacob berhenti menyumbang dan mencari tahu ke klinik mana dia telah menyumbang. Itu juga ingin semua spermanya di gudang dihancurkan kecuali dikhususkan untuk wanita yang sudah memiliki salah satu anaknya.

"Kami mengambil tindakan terhadap pria ini karena pemerintah tidak melakukan apa-apa," kata ketua yayasan Donorkind Ties van der Meer.

 BACA JUGA:

“Dia memiliki jangkauan global melalui internet dan dia berbisnis dengan bank sperma internasional yang besar.”

Jacob merupakan seorang musisi dari Den Haag. Ia masuk dalam daftar hitam donasi Belanda tetapi terus menyumbang ke luar negeri, termasuk di Denmark dan Ukraina.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement