Pada kesempatan itu, Nicke menyampaikan upaya yang dilakukan Pertamina dalam menjamin ketersediaan stok BBM di masa arus mudik.
“Upaya untuk mengurai kemacetan atau antrian di SPBU, Pertamina menambahkan SPBU Modular yang sifatnya sementara. Selain itu, ada motoris yang akan mengirimkan BBM dalam kemasan. Hal itu untuk mengantisipasi jika ada kendaraan pemudik yang kehabisan BBM di tengah perjalanan, tinggal telepon 135 lalu share location, nanti Motoris kami akan datang mengisi BBM,” ujar Nicke.

Menteri ESDM Arifin Tasrif bersama Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati meninjau pengisian BBM saat kunjungan kerja pasokan BBM Idul Fitri di SPBU KM 456A Tol Trans Jawa, Pabelan, Kab. Semarang, Jawa Tengah pada Rabu (19/4/2023).
Tahun ini, Pertamina menyiapkan tambahan pasokan pada hampir semua jenis produk khususnya mengantisipasi masa puncak yang diprediksi akan terjadi pada 1 April – 9 Mei 2023.
Pertamina memproyeksikan akan terjadi peningkatan kebutuhan LPG sebesar 3 persen, BBM jenis Gasoline 10,3 persen dan Avtur sebesar 7,35. Adapun BBM jenis Gasoil diperkirakan menurun 8,7 persen dari kondisi normal.
Antisipasi juga dilakukan dengan menyiapkan fasilitas tambahan yang meningkat dibandingkan dengan 2022.