Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

1 Mei Hari Libur Tanggal Merah, Ini Sejarah Hari Buruh Internasional

Tika Vidya Utami , Jurnalis-Rabu, 26 April 2023 |11:20 WIB
1 Mei Hari Libur Tanggal Merah, Ini Sejarah Hari Buruh Internasional
Ilustrasi. (Foto: Freepik)
A
A
A

 

JAKARTA - Setiap 1 Mei diperingati sebagai Hari Buruh Sedunia (May Day). May Day mempunyai sejarah panjang di belakangnya.

Dilansir dari laman History, May Day tumbuh dari gerakan buruh abad ke-19. Pada abad ke-19, pekerja di Amerika Serikat mengumumkan keluhan terkait pekerjaan. Ketika itu, pekerja diminta untuk bekerja selama belasan jam.

 BACA JUGA:

Sebagai upaya untuk mengakhiri kondisi yang dinilai tidak manusiawi ini, Federation of Organized Trades and Labour Unions (FOTLU), yang kemudian menjadi American Federation of Labour (AFL), mengadakan konvensi di Chicago pada 1884. FOTLU memproklamirkan delapan jam kerja untuk tenaga kerja sejak dan setelah 1 Mei 1886.

 BACA JUGA:

Pada tahun berikutnya, organisasi buruh terbesar di Amerika Serikat, Knights of Labour, mendukung FOTLU. Mereka pun mengerahkan buruh untuk mogok kerja serta demo.

Kemudian, pada 1 Mei 1886, lebih dari 300.000 pekerja yang berasal dari 13.000 perusahaan di seluruh negeri turun ke jalan guna menuntut haknya. Aksi mogok pun terjadi, yang diikuti 100.000 buruh mogok kerja.

Aksi protes berlangsung secara damai, namun berubah pada 3 Mei 1886. Saat itu, aparat Kepolisian Chicago terlibat bentrok dengan buruh di McCormick Reaper Works. Pada keesokan harinya, aksi demo kembali dilakukan di Haymarket Square guna memprotes para pekerja yang tewas serta terluka akibat insiden ini.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement