Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bacok 2 Warga, Preman Bengis Dadang Buaya Ditangkap

Fani Ferdiansyah , Jurnalis-Rabu, 26 April 2023 |20:08 WIB
Bacok 2 Warga, Preman Bengis Dadang Buaya Ditangkap
Kapolres Garut AKBP Rio Wahyu Anggoro. (MPI/Fani Ferdiansyah)
A
A
A

GARUT - Dadang Buaya ditangkap Tim Sancang Polres Garut. Preman yang dikenal bengis itu ditangkap beberapa jam setelah membacok 2 pria di Jalan Miramareu, Kampung Cigodeg, Desa Paas, Kecamatan Pameungpeuk, Selasa (25/4/2023) pukul 02.00 WIB dini hari.

Pria bernama asli Dadang Sumarna ini ditangkap bersama seorang temannya yang berinisial Y. Mereka berdua langsung diperiksa intensif usai diangkut polisi ke Mapolres Garut.

"Sudah diamankan beberapa jam setelah kejadian (pembacokan)," kata Kapolres Garut AKBP Rio Wahyu Anggoro, Rabu (26/4/2023).

AKBP Rio Wahyu Anggoro berjanji pihaknya akan menginformasikan secara detail terkait kasus yang diperbuat Dadang Buaya baru-baru ini.

"Lengkapnya besok akan kita gelar jumpa pers," ujarnya.

Sebelumnya, dua pria bernama Opid alias Eyang dan Roni menjadi korban keganasan Dadang Buaya usai pulang dari Sayang Heulang. Keduanya dibacok Dadang Buaya dengan menggunakan senjata tajam jenis celurit.

Berdasarkan laporan resmi yang disampaikan Polsek Pameungpeuk, peristiwa penganiayaan yang berakhir pembacokan oleh Dadang Buaya itu berawal di jalan raya. Kapolsek Pameungpeuk AKP Dindin Maoludin, menyebut jika mobil yang dikemudikan Dadang Buaya nyaris menyerempet dan menabrak motor kedua korban.

"Sebelum penganiayaan terjadi, kedua korban baru pulang dari Sayang Heulang berboncengan pada satu sepeda motor. Saat berada di TKP, mobil yang dikemudikan pelaku Dadang Buaya ini nyaris menyenggol dan menabrak kedua korban," ujar AKP Dindin Maoludin.

Kedua korban, lanjutnya, secara spontan mengejar mobil yang dikemudikan pelaku seraya meneriakan rasa kesal mereka. Ketika mobil berhenti, keduanya baru mengetahui jika kendaraan yang nyaris menabrak mereka tersebut dikendarai oleh Dadang Buaya.

"Rupanya mereka ini mengenal pelaku, Dadang Buaya. Keduanya langsung meminta maaf, namun Dadang Buaya dan teman-temannya melakukan penyerangan dan pemukulan terhadap keduanya," katanya.

Saat korban bernama Opid alias Eyang mencoba melarikan diri, Dadang Buaya langsung melakukan pembacokan dengan menggunakan senjata tajam jenis celurit. Ia dibacok di bagian kepala, sementara seorang korban lainnya, Roni, dibacok pada bagian punggung dan tangan kanan.

Kedua korban langsung dibawa ke IGD RSU Pameungpeuk karena luka berat yang diderita. Dadang Buaya dan teman-temannya pun langsung diburu petugas untuk dimintai pertanggungjawabannya.

(Erha Aprili Ramadhoni)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement