Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ini Penyebab Pasutri di Depok Sama-Sama Jadi Tersangka KDRT

Erfan Maruf , Jurnalis-Kamis, 25 Mei 2023 |06:30 WIB
Ini Penyebab Pasutri di Depok Sama-Sama Jadi Tersangka KDRT
Wanita korban KDRT di Depok yang ditetapkan tersangka (Foto: Tangkapan layar)
A
A
A

JAKARTA - Penyebab keributan yang buat pasangan suami istri (pasutri), Bani Bayumi dan Putri Balqis sama-sama ditetapkan Polres Depok sebagai tersangka kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terungkap.

Kepolisian menyebut penyebab keributan tersebut ialah masalah ekonomi saat suami yang menanyakan masalah keuangan ke sang istri.

"Intinya masalah keuangan yang ditanyakan suami," kata Kasat Reskrim Polres Depok AKBP Yogen Heroes saat ditanya melalui pesan singkat Rabu (24/5/2023).

"Namun, dijawab seenaknya oleh istri sehingga terjadi cekcok," sambungnya.

Selain hal tersebut, kepolisian sebut soal senjata yang sempat disebut adik Balqis, Sahara Hanum, dalam postingan Instagram yang kini viral. Pihak kepolisian menyebut pistol tidak ada saat kejadian sehingga tidak pernah disebut dalam keterangan yang diterima polisi.

"Polisi hanya mengambil keterangan saat kejadian. Tidak pernah disebut ada pistol," sebut Yogen.

"Jadi, mungkin kalau adiknya mau viral jangan terus kami kepolisian dikonfirmasi terkait hal yang tidak berhubungan dengan kasusnya," sambungnya.

Yogen mengatakan, Balqis tidak ditahan di dalam sel sehingga ditempatkan di ruang penyidikan lantaran kondisinya juga yang belum sehat.

"Balqis tidak di dalam sel karena kemarin kondisi masih belum sehat dia masih ada di ruangan penyidik. Dari pihak keluarga tidak mengajukan penangguhan sampai sekarang," kata Yogen.

Yogen menambahkan, Polres Depok telah menetapkan Balqis dan suaminya sebagai tersangka. Balqis ditetapkan sebagai tersangka lantaran sama sekali tidak pernah hadir.

"Baik saat ada pengajuan Restorative Justice dari salah satu pihak, maupun saat pemanggilan di penyelidikan," kata Yogen.

Yogen menjelaskan kenapa hanya Balqis yang ditahan sedangkan suami Balqis tidak.

"Luka di kelamin suami ini sangat parah sehingga harus dioperasi. Ada rekomendasi dari dua rumah sakit untuk tidak boleh dilakukan penahanan," kata Yogen.

Kasus ini viral setelah adik Balqis, Sahara Hanum, mempostingnya di media sosial.

"Ini kakak kandung gue, namanya Putri Balqis. 14 tahun berumah tangga, belasan kali dianiaya suami. Sampai hampir kehilangan nyawa," kata Sahara Hanum dalam Twitter.

"Bulan Februari terjadi penganiayaan terhadap kakak gue, di mana kakak gue matanya disiram Bon Cabe, dijedotin kepalanya ke tembok dan dijambak rambutnya," kata Sahara.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement