Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mahfud MD: Satgas TPPO Tengah Buru 5 Sindikat Perdagangan Orang

Riana Rizkia , Jurnalis-Selasa, 06 Juni 2023 |21:32 WIB
Mahfud MD: Satgas TPPO Tengah Buru 5 Sindikat Perdagangan Orang
Menko Polhukam Mahfud MD (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD mengungkap bahwa, satuan tugas tindak pidana perdagangan orang (Satgas TPPO) tengah memburu lima sindikat pelaku jual-beli orang.

Pemburuan lima sindikat perdagangan orang itu berdasarkan laporan Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani kepada Mahfud MD.

"Iya. Sudah (dilaporkan Benny Rhamdani). Sudah diburu (oleh Satgas TPPO)," kata Mahfud MD usai acara serah terima aset BLBI di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (6/6/2023).

Lebih lanjut Mahfud mengungkap bahwa pihaknya telah mengadakan rapat dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membahas soal TPPO.

"Ya Kapolri tadi sudah rapat dengan kami," ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani melaporkan lima nama dalang sindikat perdagangan orang kepada Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD.

Benny langsung tancap gas setelah dipanggil Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Istana Negara, Jakarta, Selasa (30/5/2023). Pemanggilan tersebut berkaitan dengan maraknya kasus TPPO ke luar negeri dengan modus bekerja.

"2 hari lalu di undang Presiden Jokowi ke Istana Kepresidenan, di sana ada Menko Polhukam, Menko PMK, Kapolri, TNI, Mendagri, Menteri PPPA, Wamenkumham, Dirjen Imigrasi, Bakamla, Menseskab, Mensesneg, dan Wapres RI," kata Benny di UPT BP2MI, Jakarta Timur, Kamis 1 Mei 2023.

"Saya tak bisa basa-basi, saya katakan sindikat mafia dibekingi oknum atributif kekuasaan, karena tidak ada kejahatan yang bisa berdiri sendiri," ungkap Benny.

 BACA JUGA:

Dirinya mengaku telah menyerahkan lima nama bandar ke Mahfud MD selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) TPPO. Dia menjelaskan, lima bandar itu diduga menjadi master mind alias dalang TPPO ke luar negeri dengan modus dipekerjakan.

 BACA JUGA:

"Orang Indonesia (bandar), sering pekerjaan ke Malaysia, lewat Batam, jalur laut. Kita (sudah) serahkan lima nama bandar besar," ucapnya.

Dia pun berharap aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti laporan yang diserahkannya itu untuk dilakukan penegakan hukum. "Tinggal penegakan hukumnya berani enggak menyentuh penjahat di negara ini," ucapnya.

(Fakhrizal Fakhri )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement