Apalagi, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan para pimpinan pondok pesantren. “Kami jadwalkan di ponpes yang ada di Makassar, dan ke depannya kami akan terus adakan,” urai Zulfikar.
Para santri fokus memperhatikan setiap materi yang diberikan dari pihak SDG mengenai pelatihan kriya. Salah seorang santri bernama Ayu (16), menyambut positif kegiatan yang dilakukan SDG ini.
Dia bersama teman-temannya sangat antusias untuk mengikuti pelatihan kriya tersebut. Apalagi Ayu mendapatkan ilmu baru tentang kerajinan tangan
“Asik, seru, dapat ilmu baru tentang kerajinan tangan,” ucap Ayu.
Sementara pimpinan Pondok Pesantren Ulul Albab, Ambo Upe menyampaikan rasa terima kasihnya kepada SDG yang sudah memberikan kesempatan pelatihan kerajinan tangan bagi santri di tempatnya.
Menurut Ambo, para santri sangat menyambut antusias pelatihan tersebut. Mengingat, kreativitas mereka diasahkan, bahkan hal tersebut bisa menciptakan lapangan pekerjaan.