Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Oknum Prajurit Tikam Pengamen, Danpom: Motifnya Perkelahian dan Pelaku Mabuk

Danandaya Arya putra , Jurnalis-Kamis, 08 Juni 2023 |19:47 WIB
 Oknum Prajurit Tikam Pengamen, Danpom: Motifnya Perkelahian dan Pelaku Mabuk
Danpom Jaya sebut oknum prajurit tikam pengamen karena mabuk (Foto: MPI)
A
A
A

JAKARTA - Terduga pelaku penusukan insial J (27) diduga sedang dalam pengaruh minuman keras atau mabuk saat melakukan penikaman terhadap D (23). Penusukan itu terjadi di trotoar Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (8/6/2023).

Danpomdam Jaya Kolonel CPM Irsyad Hamdie Bey Anwar membernarkan terduga pelaku merupakan anggota TNI AD pangkat prajurit satu (pratu). Ia menduga J melakukan penusukan karena sedang dalam pengaruh alkohol.

"Motif perkelahian ini sementara bisa diduga adalah kesalah pahaman karena memang kondisi sedang di bawah pengaruh alkohol atau mabuk," ucap Irsyad di polsek senen, Jakarta Pusat, Kamis (8/6/2023).

Irayad menceritakan, terduga pelaku saat itu berkumpul dengan teman-temannya di Kota Tua, Jakarta, karena memiliki waktu kosong usai melaksanakan tugas dari komandan satuannya.

J berkumpul sambil melakukan aktivitas meminum alkohol. "Malam hari itu terduga pelaku bersama kawan-kawannya keluar kemudian minum-minum," katanya.

Saat sedang asik berkumpul, J didatangi kelompok pengamen yang salah satunya menjadi korban penusukan. Mendengar kumandang adzan subuh pengamen berhenti memainkan musik dan menagih bayar terhadap J.

Akan tetapi J saat itu tidak membawa uang banyak untuk membayar ongkos mengamen itu. Lantas J mencari ATM yang mana diikuti korban dibelakangnya dengan menggunakan sepeda motor.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin menambahkan bahwa selama perjalanan mencari ATM, korban merasa bingung karena sering kali melihat mesin ATM, tetapi terduga pelaku tidak berhenti.

Korban lalu memberhentikan J tempat kejadian perkara (TKP).

Korban yang berhasil memberhentikan J terlibat cekcok, hingga akhirnya berujung dengan penusukan. Korban ditusuk dengan benda tajam dibagian dada sebelah kanan.

"Sampai di TKP, disalip korban ditanyakan sudah banyak ATM di lewati kok nggak berhenti berhenti. Habis itu terjadi cekcok kemudian ditusuk," kata Komarudin.

(Fakhrizal Fakhri )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement