
Dalam kesempatan ini, Saidah juga mengajak masyarakat untuk saling membantu para korban bencana, agar bisa kembali pulih seperti semula. Pasalnya, banyak kebutuhan dasar yang diperlukan penyintas di tempat pengungsian, seperti makanan, alat kebersihan, kebutuhan pokok bayi, dan lainnya.
Sebelumnya, banjir lahar dingin Gunung Semeru yang terjadi pada Jumat (7/7) mengakibatkan ratusan orang mengungsi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang mencatat ada 493 orang mengungsi di beberapa titik yang telah disiagakan pasca banjir lahar dingin dan longsor.
BPBD Lumajang mencatat ada 11 laporan tanah longsor dan aliran banjir lahar dingin. Rinciannya enam peristiwa longsor, terparah terjadi di Dusun Sriti, Desa Sumberurip, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, yang memakan tiga korban jiwa satu keluarga.
Banjir lahar dingin Gunung Semeru juga memutus satu jembatan lain di Kecamatan Candipuro. Sebanyak empat jembatan putus diterjang aliran deras lahar dingin Gunung Semeru.
(Karina Asta Widara )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.