"Kita ikut berperan serta dalam penghargaan rekor dunia. Pengalaman berharga untuk kami. Saya berharap mudah-mudahan ada budaya dan peninggalan leluhur kita yang bisa kita tunjukkan lagi seperti ini supaya lebih dikenal dunia," kata Dian.
Sementara itu, peserta lainnya Nurul berharap momen tersebut dapat semakin mengangkat Indonesia di mata dunia.
"Khususnya mengangkat angklung yang sudah diakui UNESCO sebagai alat musik yang berasal dari Indonesia. Dan tentunya kami berharap akan ada alat-alat musik tradisional lainnya yang dapat memecahkan rekor dunia," ucap Nurul.
Renandi peserta lainnya menyebutkan pihaknya sudah melakukan persiapan cukup lama. "Persiapannya sudah selama lima bulan. Kita sangat serius latihan untuk mengejar rekor dunia," kata dia.
Rena peserta lainnya mengaku sudah berlatih selama tiga bulan. Latihan juga dilakukan dengan tertib, rapi, dan riang gembira.
Kemudian peserta lainnya Vidi menyebutkan untuk mencapai pemecahan rekor tersebut bukan hal yang mudah karena para peserta harus berlatih bersama-sama.
"Kekompakan amat penting karena kita banyak acara masing-masing. Jadi untuk menyatukan waktu untuk latihan bersama itu jadi tantangan. Tapi kita berhasil mengatasinya," tutupnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.