Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Bung Karno Kencing di Pesawat, Para Tokoh Pergerakan Kecipratan

Furqon Al Fauzi , Jurnalis-Jum'at, 11 Agustus 2023 |07:01 WIB
Kisah Bung Karno Kencing di Pesawat, Para Tokoh Pergerakan Kecipratan
Ir Soekarno punya cerita menggelikan saat dipanggil Jepang
A
A
A

MESKI Terlihat sebagai orang yang tampak selalu serius, Ir Soekarno ternyata juga punya cerita menggelikan dalam hidupnya. Bahkan, peristiwa itu terjadi saat dirinya tengah memperjuangkan Kemerdekaan Indonesia.

Kisah ini diceritakan Soekarno dalam biografinya yang ditulis Cindy Adams "Bung Karno, Penyambung Lidah Rakyat Indonesia" yang diterbitkan Yayasan Bung Karno pada tahun 2007.

Pada 8 Agustus 1945, pemimpin tertinggi pasukan Jepang di Asia Tenggara, Jenderal Terauchi memanggil Soekarno dan Mohammad Hatta ke Vietnam. Terauchi sama sekali tidak menjelaskan maksud mengundang mereka, membuat Soekarno dan Hatta penasaran.

 BACA JUGA:

Berangkatlah mereka dengan diiringi 20 pejabat tinggi militer Jepang. Pesawat yang ditumpangi Soekarno penuh sesak. Tapi tak ada yang mau bicara soal alasan pemanggilan tersebut.

Ternyata pertemuan Soekarno-Hatta dengan Terauchi di Dalat ini sangat penting dalam sejarah Indonesia. Jepang mengaku tidak akan menghalang-halangi Kemerdekaan Indonesia.

Jepang sadar mereka sudah dikalahkan pasukan sekutu. Kondisi peperangan berubah drastis. Jepang sudah kalah dalam perang dunia II di Pasifik.

Maka dengan membawa berita baik itu, pulanglah Soekarno dan Hatta ke Indonesia. Kali ini mereka tidak naik pesawat penumpang yang bagus seperti saat berangkat.

Mereka naik pesawat pembom yang sudah rongsokan. Banyak lubang bekas tembakan di badan pesawat itu. Pesawat itu juga tidak memiliki tempat duduk sehingga para penumpang duduk di lantai pesawat atau berbaring.

Pesawat itu juga tidak memiliki pemanas, membuat para penumpang menggigil kedinginan, tetapi yang paling parah, tidak ada juga toilet. Nah, yang jadi masalah, saat itu Soekarno sangat kebelet ingin buang air kecil.

 BACA JUGA:

 Dia kemudian berbisik pada Suharto, dokter pribadinya. "Aku ingin kencing. Apa yang harus kulakukan?," bisik Bung Karno.

Suharto juga bingung, tidak ada kamar kecil. Maka dia menunjuk bagian ekor pesawat yang penuh lubang bekas tembakan.

"Tidak ada tempatnya, jadi tidak ada jalan lain. Bung harus kencing di sana," kata Suharto.

"Baiklah. Aku melangkah pelan-pelan ke bagian belakang pesawat dan melampiaskan hajatku. Dan baru aku mulai, tiupan angin yang keras menghempas melalui lubang-lubang bekas peluru dan menyemburkan air itu ke seluruh ruangan pesawat. Kawan-kawanku yang malang itu mandi dengan air istimewa," beber Soekarno.

Saat mendarat di Jakarta, para pemimpin bangsa itu masih setengah basah dengan air kencing sang pemimpin besar revolusi. Tak dijelaskan bagaimana reaksi Hatta dan yang lainnya saat terkena air kencing Soekarno.

(Furqon Al Fauzi)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement