Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Simulasi 3 Capres, Survei Indikator Politik: Ganjar Kembali Naik

Felldy Utama , Jurnalis-Jum'at, 18 Agustus 2023 |18:19 WIB
Simulasi 3 Capres, Survei Indikator Politik: Ganjar Kembali Naik
Elektabilitas Ganjar Pranowo kembali naik berdasar survei yang dilakukan Indikator Politik Indonesia (Foto: Istimewa)
A
A
A

JAKARTA- Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil jajak pendapat terbaru yang menunjukkan elektabilitas bakal calon presiden (bacapres) Ganjar Pranowo kembali naik.

Di mana dalam survei tersebut, elektabilitas bacapres PDI Perjuangan dan Partai Perindo itu, mampu mengungguli Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dalam simulasi tiga nama yang dilakukan Indikator Politik Indonesia.

Rlektabilitas Ganjar sebesar 35,2 persen jika pemilihan presiden diadakan sekarang. Kemudian, Prabowo 33,2 persen dan Anies hanya 23,9 persen.

“Simulasi tiga nama ini lagi-lagi kita tanya, kebetulan di antara banyak nama hanya Ganjar, Anies, dan Prabowo yang dinamis dan potensial. Hasilnya Ganjar 35,2 persen, Prabowo 33,2 persen, dan Anies 23,9 persen,” kata Peneliti Utama Indikator, Burhanuddin Muhtadi saat menyampaikan hasil surveinya, Jumat (18/8/2023).

Burhanuddin mengatakan, elektabilitas bacapres dari tahun ke tahun sangat dinamis. Namun, menurutnya secara umum kenaikan elektabilitas Ganjar rata-rata lebih tinggi dibanding bacapres lainnya.

“Elektabilitas capres naik turun, kita punya datanya pilihan publik kepada capres itu naik dan turun. Prabowo sempat unggul di sepanjang 2021-2022, lalu disalip Ganjar pada April 2022. Kemudian, pada 2023 Prabowo sempat menyalip Ganjar dan sekarang lagi-lagi disalip (Ganjar kembali di atas). Tetapi, rata-rata tiap tahun Ganjar konsisten meningkat,” tuturnya.

Dirinya juga mengatakan saat ini pemilih Ganjar Pranowo didominasi dari etnis Jawa. Sebagaimana diketahui, Jawa sendiri menjadi kunci.

“Etnis Jawa cenderung ke Ganjar, saking besarnya pemilih Jawa maka adalah kunci. Padahal Prabowo juga orang Jawa asli Banyumas, tetapi sebagian mungkin tidak melihat atau kurang tahu Prabowo punya latar belakang itu,” sambungnya.

Sebagai informasi, survei ini dilakukan pada 15-21 Juli 2023 dengan populasi survei seluruh warga Indonesia yang berusia 17 tahun atau lebih atau sudah menikah (kriteria pemilih).

Kemudian total responden sebanyak 1.811 dengan metode multistage random sampling dan memiliki toleransi kesalahan sekitar 2,35 atau 2,4 persen.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement